National Race Sports

Mario Aji dan Veda Ega Siap Tampil di MotoGP Mandalika 2026, Pertamina Perkuat Pembinaan Pembalap Nasional

Pembalap Indonesia Mario Suryo Aji dan Veda Ega Pratama siap tampil pada Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 yang akan digelar di Pertamina Mandalika International Circuit, Nusa Tenggara Barat, pada 9–11 Oktober 2026. Kehadiran keduanya di ajang balap motor paling bergengsi tersebut menjadi momentum penting bagi perkembangan pembalap Indonesia di level dunia.

Dalam acara Welcoming Dinner Local Heroes Indonesia, keduanya berbagi perjalanan karier, target musim ini, hingga optimisme menghadapi balapan kandang di Mandalika.

Pembalap Moto2, Mario Suryo Aji, mengungkapkan perjalanan kariernya dimulai dari dunia motocross sebelum akhirnya beralih ke balap aspal delapan tahun kemudian. Langkah tersebut membawanya menembus Asia Talent Cup hingga kini bersaing di Kejuaraan Dunia Moto2.

Mario mengaku sempat memanfaatkan jeda sebelum seri Silverstone untuk memulihkan kondisi fisik dan mental. Setelah tampil di Grand Prix Jerman, ia merasa semakin percaya diri menghadapi seri-seri berikutnya.

Menurutnya, Indonesia memiliki banyak talenta balap yang tersebar di berbagai daerah. Ia berharap pembalap-pembalap muda mendapatkan kesempatan lebih besar untuk berkembang.

Mario juga menilai latihan di Pertamina Mandalika International Circuit menjadi keuntungan tersendiri bagi dirinya dan Veda Ega.

Sementara itu, pembalap Moto3 Veda Ega Pratama mengatakan dirinya memulai karier dari motocross sebelum beralih ke road race pada 2018. Musim 2026 menjadi tahun pertamanya tampil penuh di Kejuaraan Dunia Moto3.

Veda mengaku bangga bisa mencapai level tersebut dan berencana menjalani latihan di Mandalika usai kembali ke Yogyakarta bersama sang ayah dan rekan-rekan latihannya. Saat ini Veda berada di jajaran 10 besar klasemen Moto3. Meski demikian, ia menegaskan target utamanya musim ini adalah menambah pengalaman sekaligus mengumpulkan poin sebanyak mungkin.

Ia juga mengaku ekspektasi tinggi dari masyarakat Indonesia tidak menjadi tekanan, melainkan motivasi untuk terus berkembang. Menatap balapan kandang di Mandalika, Veda memiliki modal positif karena pernah dua kali meraih kemenangan di sirkuit tersebut pada ajang sebelumnya.

Direktur Operasi ITDC, Troy Warokka, mengatakan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 menjadi penyelenggaraan MotoGP Indonesia yang kelima sejak digelar di Mandalika.

Mengusung tema “The Race of Local Hero”, kehadiran Mario Aji dan Veda Ega menjadi bukti nyata bahwa pembinaan pembalap Indonesia mulai menunjukkan hasil.

Troy memastikan seluruh persiapan penyelenggaraan terus dimatangkan, termasuk pengecatan ulang lintasan sesuai regulasi Federasi Balap Motor Internasional (FIM), peningkatan fasilitas kawasan sirkuit, hingga kesiapan bandara dan infrastruktur pendukung.

Ia juga mengungkapkan antusiasme masyarakat terhadap MotoGP 2026 jauh lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya. Salah satu faktor pendorongnya adalah tampilnya dua pembalap Indonesia di ajang balap paling bergengsi tersebut.

Sekitar 8.000 pengurus Ikatan Motor Indonesia (IMI) juga disebut akan membeli tiket untuk menyaksikan langsung balapan di Mandalika.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menegaskan dukungan Pertamina terhadap Mario Aji dan Veda Ega merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam melahirkan atlet-atlet Indonesia yang mampu bersaing di level dunia.

Senada dengan itu, perwakilan IMI, Ahmad Jayadi, mengatakan IMI terus memperkuat ekosistem motorsport nasional melalui penyusunan regulasi, pelatihan penyelenggara, pembinaan pembalap sejak level daerah, hingga memfasilitasi atlet tampil di kompetisi internasional.

Menurutnya, keberhasilan Mario Aji dan Veda Ega menembus Kejuaraan Dunia menjadi bukti bahwa sistem pembinaan yang dijalankan mulai menunjukkan hasil nyata.

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...