Presiden RI, Prabowo Subianto, memastikan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan menjadi pusat pelayanan ekonomi terpadu yang tidak hanya melayani kebutuhan masyarakat desa secara umum, tetapi juga memperkuat sektor perikanan melalui pembentukan koperasi nelayan secara terintegrasi di berbagai wilayah Indonesia.
Prabowo menjelaskan bahwa KDKMP akan dilengkapi berbagai fasilitas yang mendukung aktivitas ekonomi masyarakat desa, mulai dari kantor koperasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa, hingga infrastruktur logistik dan penyimpanan hasil produksi.
Selain itu, pemerintah juga akan membangun gudang logistik dan ruang pendingin (cold storage) agar hasil tani tidak cepat rusak sebelum dipasarkan. Prabowo juga menegaskan seluruh barang bersubsidi nantinya akan disalurkan melalui KDKMP agar tidak diperjualbelikan secara bebas. Hal ini untuk memastikan warga yang menerima subsidi benar-benar tepat sasaran.
Tak hanya menyasar sektor pertanian, pemerintah juga akan membentuk koperasi nelayan yang dilengkapi berbagai fasilitas penunjang untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Prabowo mengatakan, untuk pertama kalinya dalam sejarah Indonesia, koperasi nelayan akan memiliki gudang pendingin dan pabrik es sehingga hasil tangkapan dapat bertahan lebih lama.
Selain itu, pemerintah akan menyediakan kapal-kapal berukuran besar yang akan dimiliki dan dikelola langsung oleh koperasi nelayan. Namun, bantuan tersebut bukan diberikan secara cuma-cuma, melainkan melalui skema pembiayaan yang dikembalikan secara bertahap dari hasil usaha para nelayan.
Fito Wahyu Mahendra – Redaksi

