Metropolitan

Pramono Bangun Jalur Pedestrian Agar Warga Jakarta Lebih Aktif

Gubernur Jakarta, Pramono Anung mengajak masyarakat untuk lebih aktif berolahraga dan mengurangi kebiasaan malas bergerak sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas kesehatan warga. Menurutnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta terus memperbaiki berbagai fasilitas publik agar masyarakat memiliki lebih banyak ruang untuk berjalan kaki dan beraktivitas fisik.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah meningkatkan kualitas jalur pedestrian dan memperluas pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD). Kebijakan tersebut diharapkan mampu mendorong perubahan gaya hidup masyarakat menuju pola hidup yang lebih sehat.

Pramono menjelaskan bahwa pembangunan dan revitalisasi jalur pedestrian kini tidak lagi terpusat di kawasan Sudirman, Thamrin, dan Kuningan. Pemprov Jakarta juga berupaya menghubungkan trotoar di berbagai wilayah agar konektivitas antarkawasan semakin baik dan memudahkan masyarakat berjalan kaki.

Menurutnya, infrastruktur yang nyaman dan aman menjadi faktor penting dalam membangun budaya berjalan kaki di lingkungan perkotaan. Upaya tersebut mencerminkan komitmen pemerintah daerah untuk menciptakan kota yang lebih ramah bagi pejalan kaki sekaligus mendukung mobilitas yang berkelanjutan.

Selain melalui pembangunan infrastruktur, Pramono juga memberikan contoh dengan menjalani gaya hidup aktif melalui kebiasaan rutin jogging, berlari, dan berjalan kaki. Ia berharap masyarakat dapat menjadikan aktivitas fisik sebagai bagian dari rutinitas sehari-hari demi menjaga kesehatan.

Pramono mengatakan, perubahan perilaku masyarakat tidak hanya bergantung pada tersedianya fasilitas, tetapi juga pada kesadaran individu untuk memanfaatkannya secara konsisten. Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa pembangunan kota yang sehat membutuhkan sinergi antara kebijakan pemerintah dan partisipasi masyarakat.

Sebelumnya, Pramono juga menyampaikan optimisme bahwa penambahan lokasi CFD, termasuk di kawasan Rasuna Said, akan mendorong perkembangan sport tourism di Jakarta. Perluasan lokasi kegiatan olahraga tersebut diyakini dapat menarik masyarakat dari luar Jakarta untuk berkunjung dan berolahraga pada akhir pekan.

Jika dikelola secara berkelanjutan, program ini tidak hanya meningkatkan kesehatan masyarakat, tetapi juga berpotensi memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata dan perekonomian kota. Dengan menghadirkan ruang publik yang semakin nyaman dan mudah diakses, Jakarta berupaya membangun budaya hidup aktif yang menjadi bagian dari identitas kota modern.

Alexander Jason – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...