Metropolitan

Pramono: Penguatan Kapasitas ASN Jadi Kunci Jakarta Menuju Kota Global

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menghadiri Graduation Cohort Pertama Georgetown Global Cities Initiative (GGCI) Capacity Building Program di Georgetown University School of Foreign Service Asia-Pacific, Jakarta Pusat, Jumat (17/7).

Program hasil kerja sama Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dengan Georgetown SFS Asia Pacific tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat kapasitas aparatur sipil negara (ASN) untuk mendukung transformasi Jakarta sebagai kota global.

Dalam sambutannya, Gubernur Pramono menegaskan pentingnya ASN memiliki kompetensi, wawasan global, dan kemampuan menyusun kebijakan yang adaptif agar mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan Jakarta pada masa depan.

Sebagai informasi, Program tersebut merupakan tindak lanjut nota kesepahaman antara Pemprov DKI Jakarta dan Georgetown SFS Asia Pacific yang ditandatangani pada Mei 2025. Program berlangsung sejak September 2025 hingga Juli 2026. Sebanyak 30 peserta berhasil menyelesaikan program, dengan 17 peserta memperoleh sertifikat Georgetown Global Cities Innovation setelah menuntaskan sesi Fall, Spring, dan Summer.

Menurut Pramono, penguatan kapasitas ASN merupakan investasi strategis untuk mewujudkan target Jakarta masuk dalam 50 besar kota global pada 2030. Untuk itu, Jakarta butuh birokrasi yang adaptif, responsif, profesional, serta mampu merumuskan kebijakan berbasis bukti.

Selama mengikuti program, para peserta mempelajari berbagai isu strategis, mulai dari kota layak huni, perlindungan sosial, pembangunan ekonomi lokal, analisis kebijakan, tata ruang, pengelolaan lingkungan dan sumber daya air, hingga strategi adaptasi perubahan iklim di kawasan pesisir Jakarta Utara.

Sementara itu, Rector of Georgetown SFS Asia Pacific, Yuhki Tajima, menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Pramono dan Pemprov DKI Jakarta atas kepercayaan yang diberikan dalam penyelenggaraan program tersebut.

“Bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, kami berharap dapat menjadikan Jakarta sebagai pusat unggulan pendidikan, inovasi kebijakan, dan kepemimpinan pemikiran yang menjadi teladan bagi Asia Tenggara maupun kawasan Global South secara lebih luas. Sebuah tempat di mana pemerintah, perguruan tinggi, sektor swasta, dan masyarakat sipil bekerja bersama untuk mengembangkan solusi atas berbagai tantangan paling mendesak di kawasan ini,” paparnya.

Pemprov DKI Jakarta berharap penguatan kapasitas ASN terus berlanjut sehingga mampu melahirkan kebijakan yang inovatif, adaptif, dan berorientasi pada solusi untuk mendukung terwujudnya Jakarta sebagai kota global yang berdaya saing.

Fito Wahyu Mahendra – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...