Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang mulai mengerahkan bantuan untuk mendukung proses pemadaman kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang. Sebanyak tiga unit armada dan sekitar 18 personel diterjunkan ke lokasi guna memperkuat upaya penanganan kebakaran.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, mengatakan jumlah personel dan armada akan disesuaikan dengan perkembangan situasi di lapangan. Penambahan sumber daya akan dilakukan apabila kondisi kebakaran memerlukan dukungan yang lebih besar.
Fokus utama tim saat ini adalah memastikan ketersediaan pasokan air untuk mendukung proses pemadaman. Setelah menemukan sumber air terdekat, petugas mulai menyalurkan air secara statis dari anak sungai menuju titik-titik api di area TPA. Menurut Mahdiar, langkah tersebut menjadi prioritas agar proses pemadaman dapat berlangsung lebih efektif. Evaluasi terhadap kondisi medan juga terus dilakukan untuk menentukan kebutuhan operasional selanjutnya.
Mahdiar menjelaskan bahwa keputusan mengenai penambahan armada dan personel akan diambil setelah mempertimbangkan perkembangan kebakaran serta kondisi di lokasi. Ia menyebut titik-titik api masih berada pada kondisi yang relatif sama seperti hari sebelumnya.
Meski demikian, upaya penyemprotan air dari udara menggunakan helikopter yang dilakukan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama tim gabungan mulai menunjukkan dampak positif terhadap situasi kebakaran. BPBD berharap kombinasi penanganan darat dan udara dapat mempercepat proses pengendalian api.
BPBD Kota Tangerang juga mengajak seluruh pihak yang terlibat untuk terus memperkuat koordinasi dalam membantu Pemerintah Kabupaten Tangerang menangani kebakaran di TPA Jatiwaringin. Mahdiar menilai keterlibatan lebih banyak personel dan instansi akan meningkatkan efektivitas proses pemadaman.
Ia berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus dipertahankan hingga kebakaran berhasil dikendalikan sepenuhnya. Dengan dukungan berbagai pihak, proses pemadaman diharapkan dapat berlangsung lebih cepat dan meminimalkan dampak yang ditimbulkan.
Alexander Jason – Redaksi

