National

Sektor UMKM Serap Hampir 97 Persen Tenaga Kerja Nasional

Sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) masih menjadi penyerap tenaga kerja terbesar di Indonesia. Sekretaris Kementerian UMKM, Loto Srinaita Ginting, mengatakan sektor ini menyerap hampir 97 persen tenaga kerja nasional sehingga memiliki peran yang sangat strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

Menurutnya, kontribusi tersebut terlihat nyata di berbagai daerah, termasuk pada usaha mikro pengolahan bandeng tanpa duri yang mampu mempekerjakan sekitar 10 hingga 11 warga setiap hari. Kondisi ini menunjukkan UMKM menjadi sumber lapangan kerja yang penting bagi masyarakat.

Kementerian UMKM menilai penguatan kapasitas pelaku usaha perlu terus dilakukan agar mampu meningkatkan skala bisnis dan menyerap lebih banyak tenaga kerja. Menurut Loto, ketika usaha berkembang, kebutuhan tenaga kerja juga akan meningkat sehingga berdampak pada kenaikan pendapatan dan kesejahteraan pekerja.

Organisasinya menilai UMKM memiliki potensi besar karena umumnya merekrut tenaga kerja dari lingkungan sekitar. Dengan demikian, pertumbuhan UMKM dapat memberikan manfaat ekonomi yang langsung dirasakan masyarakat setempat.

Berdasarkan Basis Data Tunggal UMKM, jumlah UMKM di Indonesia hingga 31 Desember 2025 mencapai lebih dari 30,2 juta unit usaha. Dari total tersebut, sekitar 99,70 persen merupakan usaha mikro, sementara usaha kecil hanya 0,24 persen dan usaha menengah sekitar 0,05 persen.

Dominasi usaha mikro ini menjadi tantangan karena sebagian besar pelaku usaha masih berada pada skala yang sangat kecil. Pemerintah pun terus mendorong agar lebih banyak usaha mikro dapat berkembang menjadi usaha kecil maupun menengah.

Secara keseluruhan, pemerintah memandang peningkatan kualitas UMKM menjadi salah satu kunci memperkuat perekonomian nasional. Upaya mendorong pelaku usaha naik kelas diharapkan tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga memperluas kesempatan kerja dan memperbesar kontribusi sektor tersebut terhadap ekonomi.

Menurut kementeriannya, keberhasilan program ini akan bergantung pada penguatan kapasitas, akses pembiayaan, serta dukungan berkelanjutan bagi para pelaku usaha. Dengan langkah tersebut, UMKM diharapkan terus menjadi motor pertumbuhan ekonomi sekaligus pencipta lapangan kerja di Indonesia.

Alexander Jason – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...