Metropolitan

Wagub Rano Resmikan Program PEKA bagi Penerima BPJS Ketenagakerjaan

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno, mengapresiasi upaya BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah (Kanwil) DKI Jakarta yang telah menghadirkan program jaminan tenaga kerja secara lebih menyeluruh kepada penerima manfaat beserta keluarganya.

Melalui program Program Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian Berkelanjutan (PEKA), perlindungan tidak berhenti saat santunan diberikan kepada ahli waris, tetapi dilanjutkan melalui pemberdayaan ekonomi sehingga keluarga peserta tetap memiliki penghasilan yang berkelanjutan.

“Secara undang-undang, tugas BPJS sebenarnya selesai ketika manfaat jaminan diberikan. Namun, saya melihat BPJS masih memikirkan bagaimana keberlanjutan kehidupan keluarganya. Kalau dana santunan tidak dikelola dengan baik, dalam waktu singkat bisa habis, sementara kehidupan harus terus berjalan. Di sinilah pentingnya Program PEKA,” kata Wagub Rano saat membuka program PEKA di Grha BPJS Jamsostek, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Senin (13/7).

Menurutnya, pekerja merupakan penggerak utama aktivitas ekonomi dan pembangunan Jakarta. Karena itu, peningkatan kesejahteraan pekerja beserta keluarganya harus menjadi perhatian seluruh pemangku kepentingan.

“Sebagai pusat perekonomian nasional dan kota global, Jakarta tidak hanya dituntut mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, tetapi juga memastikan seluruh warganya memiliki kesempatan untuk tumbuh, berdaya, dan mandiri secara ekonomi,” ujarnya.

Rano menegaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus mendukung berbagai program pemberdayaan masyarakat, peningkatan keterampilan kerja, serta perlindungan sosial bagi pekerja, baik di sektor formal maupun informal.

“Perlindungan yang memadai akan memberikan rasa aman bagi para pekerja untuk terus berkarya dan meningkatkan produktivitas, dan menjaga kesejahteraan keluarganya” terangnya.

Lebih lanjut, Rano mengapresiasi konsep 3P yang diusung dalam Program PEKA, yakni Pelatihan, Produktivitas, dan Profit, sebagai pendekatan yang tepat untuk membantu penerima manfaat mengelola dana santunan secara produktif melalui penguatan kewirausahaan, literasi keuangan, dan pemanfaatan teknologi digital.

Rano berharap BPJS Ketenagakerjaan terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dalam memberikan pelatihan, pendampingan, dan akses pengembangan usaha bagi para penerima manfaat.

Fito Wahyu Mahendra – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...