National

1.000 ASN Terdampak Kebakaran Gedung Dinas Teknis, Pemprov DKI Siapkan Kantor Sementara

Sekitar 1.000 aparatur sipil negara (ASN) yang berkantor di Gedung Dinas Teknis Bapenda DKI Jakarta harus dipindahkan sementara setelah gedung tersebut terbakar pada Jumat (8/8/2026).

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, sebagian ASN akan bekerja dari rumah secara bergantian. Sementara itu, sebagian lainnya dipindahkan ke Suku Dinas (Sudin) masing-masing dan sejumlah kantor sementara yang disiapkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

“Untuk sementara ini, ASN yang ada di tempat itu kita pindahkan di Sudin masing-masing,” kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat ditemui di kawasan Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Minggu (9/8/2026).

Pemprov DKI juga menyiapkan salah satu gedung di kawasan Cikini sebagai tempat kerja sementara bagi sebagian besar ASN yang sebelumnya berkantor di Gedung Dinas Teknis Bapenda. Gedung tersebut akan digunakan oleh sebagian besar ASN yang sebelumnya bekerja di Gedung Dinas Teknis Bapenda.

Sambil menunggu lokasi tersebut siap digunakan, ASN diperbolehkan bekerja dari rumah maupun lokasi lain yang telah disiapkan. Pramono menyebut skema tersebut sebagai Work From Home atau Work From Everywhere.

Pramono memastikan kebakaran Gedung Dinas Teknis tidak mengganggu data perpajakan DKI Jakarta. Menurut dia, seluruh data perpajakan telah terdigitalisasi sehingga tetap dapat digunakan.

Menurut dia, seluruh data perpajakan telah didigitalisasi sehingga tetap dapat digunakan.

“Yang berkaitan dengan data perpajakan, sama sekali tidak menghadapi masalah karena sudah didigitalisasi,” ujar Pramono.

Dengan demikian, proses penarikan pajak dan layanan perpajakan Bapenda tetap berjalan.

Kebakaran juga berdampak pada Command Center Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta yang berada di lantai 16 gedung tersebut. Command Center digunakan untuk mengatur berbagai kebutuhan transportasi, termasuk transportasi VVIP.

Untuk mengantisipasi gangguan operasional, Pramono menyetujui pengaktifan sistem cadangan yang berada di MT Haryono, Jakarta Timur.

Pramono mengatakan, beberapa pengaturan untuk sementara tidak dapat dilakukan melalui sistem yang biasanya terhubung dengan Command Center. Karena itu, sejumlah pengaturan akan dibantu petugas secara langsung di lapangan, termasuk pengaturan beberapa lampu lalu lintas.

Sementara itu, penyebab kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian. Pemprov DKI Jakarta masih menunggu keterangan resmi mengenai penyebab kebakaran tersebut.

Fito Wahyu Mahendra – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...