Metropolitan

Forkopimko Jakarta Pusat Pastikan Kebutuhan Dasar Penyintas Kebakaran Pluit Terpenuhi

Forum Koordinasi Pimpinan Kota (Forkopimko) Jakarta Utara meninjau lokasi pengungsian penyintas kebakaran di Jalan Dermaga Ujung, RW 22, Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jumat (28/8/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi sekaligus memberikan dukungan setelah kebakaran melanda kawasan tersebut.

Wali Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat mengatakan kehadiran jajaran Forkopimko merupakan bagian dari upaya memastikan pelayanan bagi warga terdampak berjalan optimal. Kolaborasi juga melibatkan berbagai unsur masyarakat, termasuk Artha Graha Peduli, PKK, Dharma Wanita, dan Bhayangkari.

Pemerintah menyediakan sejumlah posko, termasuk Posko Kesehatan, Pendidikan, Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), serta Posko Sosial. Layanan psikososial atau trauma healing juga diberikan kepada anak-anak dan orang dewasa untuk membantu mereka menghadapi dampak musibah.

Hendra mengatakan pihaknya akan menambah fasilitas di tenda pengungsian agar warga lebih nyaman, terutama karena cuaca yang cukup panas. Pemerintah berencana menambah kipas angin dan sambungan listrik di lokasi pengungsian. Lurah Pluit Faizal menyebut saat ini terdapat 131 penyintas dari 46 Kepala Keluarga (KK). Di antara mereka terdapat delapan lanjut usia dan 11 balita, sementara dua tenda pengungsian telah disiapkan di depan Musala Sirojul Muslimin dan lapangan sekitar lokasi.

Bantuan dari berbagai pihak terus berdatangan dan pemerintah memastikan pendampingan berlangsung hingga warga pulih.

Salah seorang penyintas, Adhe, mengaku terbantu dengan layanan yang diberikan pemerintah, terutama setelah dokumen kependudukan miliknya yang terbakar dapat segera diterbitkan kembali melalui posko Dukcapil. Adhe yang tengah hamil tua dan dijadwalkan menjalani operasi caesar pada Senin mendatang mengatakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) dibutuhkan untuk keperluan administrasi di rumah sakit.

Kehadiran Forkopimko Jakarta Utara bersama berbagai organisasi dan kelompok masyarakat menjadi bagian dari upaya memastikan penanganan penyintas berjalan secara terpadu. Selain kebutuhan makanan dan logistik, perhatian juga diberikan terhadap administrasi, kesehatan, pendidikan, serta kondisi psikologis warga.

Pemerintah daerah menegaskan bahwa bantuan dan pendampingan akan terus diberikan selama proses pemulihan. Warga pun berharap dukungan tersebut dapat berlanjut hingga mereka memperoleh tempat tinggal yang aman dan layak.

Alexander Jason – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...