Mantan pemain NBA pilihan putaran pertama, Royce White menyatakan pada Minggu (8/8), dirinya akan mengikuti NBA Draft 2027 dan mengklaim kini mengidentifikasi diri sebagai transgender demi mendapatkan kesempatan bermain di WNBA.
White, yang pernah dipilih Houston Rockets dan memiliki tinggi 6 kaki 8 inci, mengatakan langkah tersebut ditujukan untuk menguji serta mempertanyakan aturan kelayakan WNBA bagi atlet transgender.
Dalam wawancara dengan Fox News Digital, White mengaku yakin dirinya akan menjadi pemain yang sulit dihentikan apabila mendapat kesempatan bermain di WNBA. Ia juga menyebut kemungkinan menempuh jalur hukum apabila tidak diperbolehkan mengikuti kompetisi tersebut.
White menjadi mantan pemain NBA kedua yang menyampaikan rencana serupa setelah Enes Kanter Freedom sebelumnya mengumumkan niatnya untuk mendaftar dalam WNBA Draft di tengah perdebatan mengenai keikutsertaan atlet transgender dalam olahraga putri.
Menurut White, keputusannya bukan hanya mengenai keinginan untuk bermain secara profesional, tetapi juga untuk mendorong WNBA memperjelas aturan mengenai siapa saja yang memenuhi syarat untuk berkompetisi. Ia mempertanyakan batasan yang berlaku dan ingin mengetahui secara pasti bagaimana liga menentukan kelayakan seorang pemain.
“Saya ingin mengetahui apa saja parameternya,” ujar White ketika membahas aturan kelayakan WNBA bagi atlet transgender.
Pernyataan White tersebut berpotensi kembali memanaskan perdebatan mengenai kebijakan transgender dalam olahraga profesional. Jika benar-benar mengajukan diri untuk WNBA Draft 2027, kasus tersebut dapat menjadi ujian bagi aturan kelayakan liga sekaligus membuka diskusi lebih luas mengenai regulasi partisipasi atlet transgender dalam kompetisi olahraga putri.
Akbari Danico – Redaksi

