National

Menko AHY Bekali Ribuan Mahasiswa Baru UPN Jakarta Lima Karakter Generasi Masa Depan

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), membekali mahasiswa baru Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Jakarta dengan lima karakter penting untuk menghadapi masa depan.

Kelima karakter tersebut meliputi kepemimpinan, integritas, kemampuan beradaptasi, kolaborasi, serta kemauan menjadi bagian dari solusi.

Pesan tersebut disampaikan Menko AHY dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) UPN “Veteran” Jakarta di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Senin (10/8/2026).

AHY menyampaikan, masa depan tidak cukup dihadapi hanya dengan kecerdasan intelektual dan keterampilan.

“Dibutuhkan karakter yang kuat. Kepemimpinan, integritas, kemampuan beradaptasi, kolaborasi, dan kemauan untuk menjadi bagian dari solusi,” ujar AHY.

Menurutnya, kepemimpinan bukan semata-mata tentang jabatan. Kepemimpinan merupakan kemampuan memberikan arah dan teladan, berani mengambil inisiatif, mengambil keputusan secara bijaksana dan bertanggung jawab, serta menginspirasi orang lain untuk bergerak menuju tujuan bersama.

Karakter kedua adalah integritas yang menjadi fondasi kepercayaan. Generasi muda perlu konsisten antara nilai, ucapan, dan tindakan, serta menjunjung tinggi kejujuran, etika, dan tanggung jawab dalam setiap keputusan.

“Integritas adalah melakukan hal yang benar, bahkan ketika tidak ada yang melihat,” tegasnya.

Lebih lanjut, AHY menekankan pentingnya kemampuan beradaptasi. Perubahan tidak seharusnya dipandang sebagai ancaman, melainkan sebagai kesempatan untuk terus tumbuh.

Generasi muda dituntut terbuka terhadap teknologi, ilmu pengetahuan, dan cara berpikir baru. Kemampuan belajar sepanjang hayat juga penting agar tetap relevan di tengah perkembangan zaman.

Karakter keempat adalah kolaborasi. Menko AHY mengingatkan, tantangan besar tidak dapat diselesaikan seorang diri.

Perbedaan perspektif, latar belakang, disiplin ilmu, sektor, dan generasi justru harus menjadi kekuatan untuk membangun sinergi.

“Utamakan tujuan bersama di atas kepentingan pribadi. Kita tidak mungkin menyelesaikan tantangan besar sendirian,” katanya.

Karakter kelima adalah kemauan menjadi bagian dari solusi.

AHY mengajak mahasiswa memiliki kepekaan terhadap berbagai persoalan di sekitarnya. Kepekaan tersebut perlu diwujudkan melalui keberanian berinisiatif mencari solusi dan menggunakan ilmu pengetahuan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat. Ia menegaskan, kontribusi kepada bangsa tidak harus selalu dimulai dari sesuatu yang besar.

“Sekecil apa pun langkah yang kita lakukan, selama memberikan manfaat dan dilakukan dengan sungguh-sungguh, itu adalah bagian dari kontribusi kita untuk bangsa,” ujar Menko AHY.

AHY berharap mahasiswa baru UPN “Veteran” Jakarta dapat menjadikan lingkungan kampus sebagai ruang untuk mengembangkan kompetensi sekaligus membentuk karakter.

“Jadilah generasi muda yang unggul, berkarakter, adaptif, mampu berkolaborasi, dan siap memberikan dampak nyata bagi Indonesia,” pungkasnya.

Fito Wahyu Mahendra – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...