National

Pascagempa NTT, Bulog Pastikan Stok Beras Aman

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, memastikan stok beras di gudang yang terdampak gempa Nusa Tenggara Timur (NTT) tetap aman sehingga penyaluran bantuan pangan kepada masyarakat dapat berjalan lancar.

Sekitar 12 gudang mengalami kerusakan ringan hingga sedang pada bagian dinding seng, pintu, dan struktur bangunan, persediaan beras tidak mengalami kerusakan karena kondisi gudang tetap kering dan tidak terkena banjir maupun kebocoran.

Seluruh pegawai Bulog di wilayah terdampak juga dilaporkan selamat. Bulog telah mengirim tim untuk memeriksa kondisi bangunan dan akan memperbaiki gudang yang mengalami kerusakan sebelum digunakan kembali secara penuh. Saat ini, stok beras Bulog di NTT berada di kisaran 35.000 hingga 37.000 ton dan dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan darurat. Namun, jika kebutuhan meningkat, tambahan pasokan dapat dikirim dari wilayah terdekat seperti Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Sulawesi Selatan.

Bulog juga menyiapkan cadangan masing-masing 10 ton di sejumlah bandara dan pelabuhan untuk mempercepat pengiriman bantuan. Strategi tersebut memungkinkan bantuan diberangkatkan langsung dari titik transportasi tanpa menunggu pengambilan dari gudang.

Selain jalur darat, Bulog berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menyiapkan distribusi melalui jalur udara dan laut apabila akses menuju lokasi terdampak terganggu. Pola tersebut disusun berdasarkan pengalaman penanganan bencana sebelumnya di Pulau Sumatera. Dengan menempatkan stok di berbagai titik dan menyiapkan sejumlah jalur distribusi, Bulog dapat menyesuaikan pengiriman berdasarkan kondisi lapangan. Langkah ini juga diharapkan menjaga kelancaran bantuan ketika akses transportasi berubah akibat bencana atau gempa susulan.

Bulog menegaskan pemeriksaan gudang menjadi bagian penting dari mitigasi untuk mencegah bangunan yang mengalami gangguan struktur menimbulkan risiko bagi petugas maupun masyarakat. Di sisi lain, kesiapan stok dan sistem distribusi terus diperkuat agar kebutuhan pangan masyarakat terdampak tetap terpenuhi.

Pemerintah juga dapat menambah pasokan apabila kondisi darurat membutuhkan dukungan logistik lebih besar. Dengan langkah tersebut, penanganan gempa di NTT diharapkan tidak mengganggu ketersediaan beras maupun kelancaran bantuan pangan bagi masyarakat.

Alexander Jason – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...