National

Pesan Rocky Gerung untuk Perwira Polri, Pentingnya Transformasi Pola Pikir Institusi

Pengamat politik sekaligus filsuf Rocky Gerung mengingatkan calon Perwira Polri agar tidak hanya mengandalkan kompetensi teknis, keberanian, dan pemahaman prosedur. Menurutnya, seorang perwira juga harus memiliki kemampuan mengendalikan sekaligus mengkritisi dirinya sendiri.

Pesan tersebut disampaikan Rocky dalam episode eduCAST Akademi Kepolisian yang tayang pada Minggu (23/8/2026). Dalam diskusi bersama Monica serta dua dosen Akpol, AKBP Eko Budi dan AKBP Cucuk Kristiono, Rocky menekankan pentingnya keberanian untuk menguji cara berpikir sebelum mengambil keputusan.

Diskusi tersebut juga membahas makna kesiapan seorang Perwira Polri yang tidak berhenti pada kemampuan fisik dan teknis. Seorang perwira dituntut memiliki integritas, etika, kematangan mental dan emosional, kemampuan berkomunikasi, serta pola pikir kritis yang tetap berada dalam koridor disiplin dan profesionalisme.

Penggunaan diskresi menjadi salah satu contoh penting karena kewenangan tersebut harus dijalankan berdasarkan hukum, etika, integritas, dan hati nurani. Semakin besar kewenangan yang dimiliki, semakin besar pula tanggung jawab moral yang harus dipertanggungjawabkan.

Tantangan kepolisian juga semakin kompleks seiring perkembangan teknologi digital. Perwira kini harus menghadapi persoalan seperti kecerdasan buatan (AI), hoaks, deepfake, disinformasi, dan tekanan media sosial yang dapat memengaruhi proses pengambilan keputusan.

Kondisi tersebut menuntut kemampuan untuk memilah informasi, menjaga kejernihan berpikir, serta bertindak secara cepat namun tetap bertanggung jawab. Karena itu, profesionalisme tidak hanya diukur dari kemampuan seorang perwira mengendalikan situasi, tetapi juga dari kemampuannya mengendalikan diri.

Menuju Indonesia Emas 2045, sosok perwira yang dibutuhkan adalah mereka yang mampu berpikir kritis, beradaptasi, dan menggunakan kewenangan secara bertanggung jawab. Ego, emosi, prasangka, dan ketakutan dapat menjadi tantangan internal yang sama seriusnya dengan ancaman dari luar.

Melalui eduCAST, Akpol mendorong pembentukan Perwira Pertama Polri yang tidak hanya siap bertindak, tetapi juga berani mengoreksi diri dan menahan diri ketika diperlukan. Nilai tersebut diharapkan menjadi fondasi bagi kepolisian yang semakin profesional dalam menghadapi tantangan masa depan.

Alexander Jason – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...