Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjajaki peluang investasi dan kerja sama Qatar di sektor infrastruktur dan pembangunan kewilayahan. Hal itu dibahas saat AHY menerima kunjungan Duta Besar Qatar untuk Indonesia Sultan bin Mubarak Saad Al-Dosari di Jakarta, Senin (21/9/2026).
Pertemuan tersebut menjadi pertemuan pertama AHY dengan Sultan bin Mubarak Saad Al-Dosari sejak diplomat Qatar itu mulai bertugas sebagai duta besar di Indonesia. Keduanya membahas penguatan hubungan bilateral yang tahun ini memasuki 50 tahun serta peluang kerja sama di sejumlah sektor strategis.
“Indonesia terbuka untuk menjajaki lebih banyak investasi dan kolaborasi Qatar, khususnya dalam pembangunan infrastruktur dan pengembangan wilayah,” ucap Menko AHY.
Menko AHY menyampaikan sejumlah sektor yang berpotensi dikembangkan melalui investasi dan kolaborasi Indonesia–Qatar. Sektor tersebut meliputi energi terbarukan, termasuk pemanfaatan floating solar pada bendungan dan waduk, perumahan dan kawasan permukiman, pengelolaan air, konektivitas, serta infrastruktur digital.
Peluang kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pembangunan infrastruktur dan pengembangan wilayah di Indonesia. Selain itu, AHY bersama Duta Besar Qatar bertukar pandangan mengenai perkembangan investasi di sektor kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) serta dinamika geopolitik di kawasan Teluk.
Momentum 50 tahun hubungan diplomatik Indonesia–Qatar diharapkan dapat semakin mempererat hubungan kedua negara sekaligus membuka peluang kerja sama yang konkret dan saling menguntungkan.
“Semoga momentum 50 tahun hubungan diplomatik Indonesia–Qatar dapat semakin mempererat hubungan kedua negara dan membuka lebih banyak peluang kerja sama yang konkret dan saling menguntungkan,” pungkasnya.
Dalam pertemuan tersebut, AHY didampingi Deputi Bidang Infrastruktur Dasar Nazib Faizal, Deputi Bidang Pembangunan Perumahan dan Sarana dan Prasarana Permukiman Ronny Ariuly Hutahayan, serta Tenaga Ahli Menteri Mira Permatasari.
Sementara dari pihak Qatar hadir Sultan bin Mubarak Saad Al-Dosari dan Second Secretary Saad Mohammed I.M. Al-Emadi.
Fito Wahyu Mahendra – Redaksi

