National

Amran Instruksikan Perum Bulog Kucurkan 300 Ribu Ton Beras Premium ke Pasar Ritel

Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman, memerintahkan Perum Bulog segera mengucurkan pasokan beras hingga 300 ribu ton ke jaringan ritel modern. Langkah tersebut dilakukan untuk mengatasi kelangkaan dan kekosongan stok beras premium yang terjadi di sejumlah daerah.

Pemerintah menilai intervensi pasokan diperlukan agar ketersediaan beras di tingkat konsumen kembali normal. Penyaluran dalam jumlah besar diharapkan dapat memperlancar distribusi dan memenuhi kebutuhan masyarakat.

Amran menegaskan bahwa kekosongan beras premium di tingkat ritel bukan disebabkan oleh menipisnya pasokan nasional. Cadangan beras pemerintah saat ini disebut berada pada kisaran 4,6 juta hingga 5 juta ton. Pemerintah juga menyiapkan tambahan kapasitas penyimpanan melalui penyewaan gudang hingga 2 juta ton untuk menampung cadangan pangan. Kondisi tersebut menjadi dasar pemerintah untuk melakukan intervensi pasar tanpa mengkhawatirkan keterbatasan stok nasional.

Pemerintah menduga kelangkaan di ritel modern berkaitan dengan penarikan produk beras bermasalah serta praktik spekulasi oleh sebagian pelaku usaha. Pelaku yang terbukti memainkan pasokan dan memicu gejolak harga dapat dikenai sanksi mulai dari pencabutan izin usaha hingga moratorium dan proses pidana. Pemerintah menyatakan pengawasan akan diperkuat untuk mencegah manipulasi distribusi maupun harga beras. Langkah penindakan tersebut ditujukan untuk menjaga stabilitas pasar dan memastikan pasokan sampai kepada konsumen.

Selain penyaluran hingga 300 ribu ton beras, pemerintah tetap menjalankan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta bantuan pangan bagi 33,4 juta keluarga penerima manfaat (KPM). Kombinasi intervensi tersebut diharapkan dapat mempercepat pemulihan stok beras premium di jaringan ritel modern.

Pemerintah juga mengimbau masyarakat tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying karena cadangan beras nasional disebut masih mencukupi. Dengan pasokan yang terus digelontorkan, pemerintah menargetkan ketersediaan dan harga beras tetap terjaga di berbagai daerah.

Alexander Jason – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...