National

BTN Salurkan 78 Ribu Rumah Subsidi hingga September 2026

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN telah menyalurkan fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) untuk sekitar 78.000 unit rumah hingga September 2026.

Jumlah tersebut setara dengan 48,75 persen dari kuota FLPP yang diberikan pemerintah kepada BTN sebanyak 160.000 unit. Penyaluran tersebut menjadi bagian dari dukungan BTN terhadap Program 3 Juta Rumah.

Selain FLPP, BTN kini turut menyalurkan kredit program perumahan (KPP) untuk memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat. Skema ini memiliki cakupan penggunaan yang lebih luas dibandingkan FLPP.

Direktur Commercial Banking BTN Hermita menjelaskan FLPP ditujukan untuk pembelian rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Sementara KPP dapat digunakan untuk membangun maupun memperbaiki rumah yang sudah dimiliki.

KPP juga menyasar pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), termasuk mereka yang menjalankan usaha dari rumah atau berjualan secara daring.

Dari sisi pembangunan, KPP turut menyediakan pembiayaan bagi pihak yang terlibat dalam ekosistem perumahan. Fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan pengembang, kontraktor, hingga pedagang dan penyedia bahan bangunan.

BTN juga menyediakan pembiayaan FLPP dengan tenor hingga 40 tahun. Dengan jangka waktu tersebut, cicilan rumah dapat dibuat lebih ringan, sementara suku bunga tetap berlaku sampai kredit berakhir.

BTN menyatakan perluasan skema pembiayaan melalui FLPP dan KPP dilakukan untuk mendukung akses masyarakat terhadap hunian sekaligus mendorong aktivitas di sektor perumahan.

Reinasya Mutiara Sringindari – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...