Detasemen Khusus 88 Anti-Teror Kepolisian Negara Republik Indonesia (Densus 88 AT Polri) melalui Direktorat Pencegahan bersama Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tangerang memperkuat ketahanan ideologi generasi muda melalui kegiatan Pembinaan Persatuan dan Kesatuan Bangsa.
Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Yasmin Karawaci, Kabupaten Tangerang, pada Rabu (23/9/2026), dengan melibatkan sekitar 50 perwakilan pengurus Koordinator Wilayah (Korwil) Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) dari 29 kecamatan.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi lintas sektor sekaligus meningkatkan daya tangkal generasi muda terhadap potensi berkembangnya paham intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme (IRET). Kegiatan juga diarahkan untuk memperkuat pemahaman mengenai nilai kebangsaan dan persatuan di tengah keberagaman masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Iptu Rudiana Bachrie hadir sebagai narasumber dari Direktorat Pencegahan Densus 88 AT Polri, bersama Analis Kebijakan BPIP Devi Vijayanti dan Ketua Umum Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Pusat Yuslihayanti. BPIP menekankan pentingnya nilai-nilai Pancasila, wawasan kebangsaan, toleransi, dan kebhinekaan sebagai fondasi pembentukan karakter generasi muda.
Sementara itu, Direktorat Pencegahan Densus 88 memberikan pemahaman mengenai potensi penyebaran paham IRET melalui lingkungan pergaulan maupun ruang digital. Peserta juga didorong untuk berpikir kritis, menyaring informasi, serta menolak kekerasan dan paham yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila.
Peran generasi muda sebagai bagian dari lingkungan sosial juga menjadi salah satu fokus kegiatan tersebut. Paskibraka didorong menjadi teladan dalam membangun persatuan dan toleransi karena memiliki nilai kedisiplinan, nasionalisme, tanggung jawab, dan keteladanan.
Selain penguatan pemahaman peserta, kegiatan ini menghasilkan pembentukan Forum Korwil Paskibraka tingkat kecamatan yang mencakup 29 kecamatan di Kabupaten Tangerang. Forum tersebut diharapkan menjadi wadah komunikasi dan koordinasi untuk memperkuat peran Paskibraka dalam membangun ketahanan ideologi generasi muda.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Kesbangpol Kabupaten Tangerang, Muchamad Solehhudin, Analis Kebijakan Ahli Madya BPIP Devi Vijayanti Octavia, Ketua Umum DPPI Pusat Yuslihayanti, serta Sekretaris Jenderal DPPI Pusat Wahyu Saputra. Kolaborasi antara Densus 88 AT Polri, BPIP, Kesbangpol Kabupaten Tangerang, dan DPPI diharapkan dapat dilanjutkan melalui berbagai kegiatan yang melibatkan generasi muda.
Sinergi lintas sektor tersebut diarahkan untuk membangun generasi yang menjunjung persatuan, menghargai perbedaan, dan memiliki daya tangkal terhadap potensi penyebaran paham kekerasan. Kegiatan Pembinaan Persatuan dan Kesatuan Bangsa berlangsung aman, tertib, dan lancar, dengan penguatan nilai Pancasila, wawasan kebangsaan, dan toleransi sebagai bagian dari upaya pencegahan dini yang berkelanjutan.
Alexander Jason – Redaksi

