Football Sports

Granit Xhaka Akui Peroleh Sertifikat Vaksin Covid-19 tanpa Divaksin

Granit Xhaka mengakui pernah memperoleh sertifikat vaksinasi Covid-19 tanpa menjalani vaksinasi. Pengakuan tersebut disampaikan melalui pernyataan yang diunggah di akun Instagram pribadinya pada Senin (21/9).

Pesepak bola asal Swiss itu mengatakan keputusannya diambil ketika dirinya diliputi ketakutan, ketidakpastian, dan ketidakpercayaan terhadap vaksin Covid-19. Xhaka kini mengakui tindakannya sebagai sebuah kesalahan dan menyatakan kesediaannya untuk bekerja sama dengan otoritas terkait.

“Dalam beberapa hari terakhir, banyak pemberitaan mengenai persoalan dari masa lalu saya. Saya ingin menyampaikan tanggapan secara pribadi mengenai hal tersebut,” tulis Xhaka dalam pernyataannya.

Xhaka mengungkapkan bahwa dirinya mengalami ketidakpastian dan kekhawatiran besar terkait vaksinasi COVID-19 pada saat itu. Ia mengaku memiliki rasa tidak percaya terhadap vaksin sehingga kesulitan mengambil keputusan mengenai vaksinasi.

“Pada saat itu, saya secara pribadi merasa sangat tidak yakin mengenai vaksinasi COVID-19 dan memiliki kekhawatiran besar. Saya merasakan ketidakpercayaan yang mendalam terhadap vaksin serta diliputi rasa takut dan ketidakpastian,” ungkapnya.

Dalam kondisi tersebut, Xhaka mengaku memilih memperoleh sertifikat vaksinasi alih-alih mencari jawaban atas kekhawatirannya melalui prosedur yang semestinya. Ia kini menyadari bahwa tindakan tersebut bukanlah keputusan yang tepat.

“Dalam kondisi emosional yang tidak menentu itu, saya memperoleh sertifikat vaksinasi, alih-alih mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan saya melalui jalur yang semestinya,” jelas Xhaka.

“Sekarang saya menyadari dengan jelas bahwa cara tersebut tidak benar. Itu adalah sebuah kesalahan. Saya menyesalinya,” lanjutnya.

Xhaka menegaskan bahwa dirinya bertanggung jawab atas keputusan yang telah diambil. Ia juga menyatakan siap mengikuti proses pemeriksaan terkait persoalan tersebut dan memberikan kerja sama sepenuhnya kepada pihak berwenang.

“Saya bertanggung jawab atas keputusan ini, bersedia menjalani proses pemeriksaan atas fakta-fakta yang terjadi, dan bekerja sama sepenuhnya dengan otoritas yang berwenang,” tutupnya.

Pernyataan Xhaka merupakan pengakuan mengenai tindakannya pada masa pandemi, sekaligus komitmen untuk mengikuti proses yang berkaitan dengan persoalan tersebut. Ia tidak merinci dalam pernyataannya kapan dan dari siapa sertifikat itu diperoleh maupun hasil pemeriksaan otoritas, sehingga perkembangan lebih lanjut masih perlu menunggu keterangan resmi dari pihak terkait.

Akbari Danico – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...