National

Guru PPPK Berpeluang Ikut Seleksi CPNS Mulai 2027

Presiden RI Prabowo Subianto memberikan perhatian terhadap peningkatan kesejahteraan guru, termasuk melalui penataan status kepegawaian guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Salah satu kebijakan yang disiapkan adalah membuka kesempatan bagi guru PPPK untuk mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) mulai 2027.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari mengatakan kesempatan tersebut menjadi bagian dari kesepakatan pemerintah bersama DPR dalam penataan status kepegawaian guru PPPK.

Menurut Qodari, terdapat tiga poin utama dalam penataan tersebut. Pertama, guru PPPK paruh waktu akan dialihkan menjadi PPPK penuh melalui mekanisme pengusulan oleh instansi masing-masing mulai Januari 2027.

Kedua, guru PPPK akan diberikan kesempatan mengikuti seleksi CPNS untuk formasi guru. Mekanisme seleksi akan mengikuti ketentuan dan persyaratan yang berlaku.

Ketiga, status kepegawaian guru akan ditata menjadi pegawai pemerintah pusat. Sementara itu, penatausahaan kepegawaian dan penganggarannya akan diatur lebih lanjut oleh pemerintah.

Selain penataan status guru PPPK, pemerintah juga membuka pengadaan guru untuk memenuhi kebutuhan tenaga pendidik secara nasional.

Rekrutmen tersebut terbuka bagi pelamar umum, baik lulusan baru maupun masyarakat yang telah memiliki pengalaman mengabdi sebagai guru, sepanjang memenuhi persyaratan yang ditetapkan.

Kebijakan tersebut diharapkan dapat memberikan kepastian mengenai status kepegawaian sekaligus memperluas kesempatan bagi guru untuk memperoleh jalur karier sebagai aparatur sipil negara.

Pemerintah juga terus melakukan penataan kebutuhan guru agar distribusi tenaga pendidik dapat disesuaikan dengan kebutuhan pendidikan di berbagai daerah.

Lewat penataan ini, pemerintah ingin para guru memiliki kepastian status.

Menurutnya, penataan ini juga menjadi bagian dari reformasi tata kelola guru dan peningkatan mutu pendidikan.

“Setiap langkah yang memperkuat posisi guru, sejatinya merupakan investasi bagi masa depan anak-anak Indonesia,” kata Qodari.

Fito Wahyu Mahendra – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...