Harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam kembali mengalami penurunan pada perdagangan Senin, 7 September 2026. Berdasarkan laman Logam Mulia, harga emas Antam turun Rp3.000 menjadi Rp2,637 juta per gram dari sebelumnya Rp2,640 juta. Penurunan tersebut melanjutkan pelemahan setelah harga emas turun Rp30.000 per gram pada Sabtu, dari Rp2,67 juta menjadi Rp2,64 juta. Sebelumnya, pada Jumat, harga emas Antam sempat naik Rp31.000 menjadi Rp2,67 juta per gram.
Pergerakan serupa terjadi pada harga buyback atau harga pembelian kembali emas Antam. Pada Senin, harga buyback turun Rp3.000 menjadi Rp2,490 juta per gram dari sebelumnya Rp2,493 juta. Harga emas untuk ukuran lain pada hari yang sama berkisar dari Rp1.368.500 untuk ukuran 0,5 gram hingga Rp2,5776 miliar untuk ukuran 1.000 gram. Untuk ukuran 5 gram, misalnya, harga tercatat Rp13 juta, sedangkan emas 10 gram berada di level Rp25,92 juta.
Selain harga, pembelian emas batangan juga memiliki ketentuan perpajakan yang perlu diperhatikan konsumen. Berdasarkan informasi Logam Mulia, pembelian emas dikenakan Pajak Penghasilan atau PPh Pasal 22 sebesar 0,25 persen yang dihitung dari harga jual, dengan Antam menerbitkan bukti potong pajak.
Namun, Direktorat Jenderal Pajak menyebut terdapat kondisi tertentu ketika PPh Pasal 22 tidak dipungut, termasuk penjualan emas batangan kepada konsumen akhir untuk tujuan investasi. Ketentuan tersebut membuat status dan tujuan pembelian menjadi faktor penting dalam menentukan kewajiban pajak.
Untuk transaksi buyback, Logam Mulia menetapkan PPh Pasal 22 sebesar 1,5 persen untuk transaksi dengan nilai lebih dari Rp10 juta. Pajak tersebut dipotong langsung dari nilai transaksi yang diterima penjual emas. Penurunan harga jual dan buyback pada Senin menunjukkan bahwa nilai emas Antam kembali bergerak setelah mengalami kenaikan tajam sehari sebelumnya.
Bagi masyarakat yang bertransaksi emas, perubahan harga sekaligus ketentuan pajak perlu diperhatikan agar keputusan pembelian atau penjualan dapat dilakukan dengan mempertimbangkan nilai bersih transaksi.
Alexander Jason – Redaksi

