Premier League melalui Match Centre memberikan penjelasan mengenai keputusan wasit Chris Kavanagh yang tidak memberikan kartu kepada Gabriel Magalhães setelah kakinya mengenai kepala Emiliano Martínez dalam kemenangan Arsenal 2-1 atas Chelsea pada Minggu (6/9).
Menurut penjelasan yang disampaikan dan dilansir Sky Sports, insiden tersebut telah diperiksa VAR, tetapi tindakan Gabriel dinilai tidak memenuhi ambang batas serious foul play.
Insiden terjadi dalam situasi kemelut ketika Gabriel berusaha menjangkau bola. Dalam prosesnya, kaki bek Arsenal tersebut mengenai bagian kepala Martínez sehingga memunculkan pertanyaan mengenai kemungkinan kartu merah.
Kavanagh yang memimpin pertandingan memutuskan tidak memberikan kartu kepada Gabriel. Keputusan di lapangan kemudian diperiksa oleh VAR untuk menentukan apakah tindakan pemain asal Brasil tersebut layak dikategorikan sebagai pelanggaran serius.
Namun, VAR mendukung keputusan wasit. Premier League menjelaskan bahwa tindakan Gabriel tidak memenuhi ambang batas serious foul play, yakni pelanggaran yang membahayakan keselamatan lawan atau dilakukan dengan kekuatan berlebihan maupun brutal.
Salah satu pertimbangan utama adalah Gabriel dinilai sedang berusaha memainkan atau meraih bola dalam situasi kemelut tersebut. Atas dasar itu, kontak yang terjadi dengan kepala Martínez tidak dianggap sebagai tindakan yang memenuhi kriteria untuk intervensi VAR dan pemberian kartu merah.
Dengan penilaian tersebut, VAR tidak merekomendasikan Kavanagh melakukan on-field review. Keputusan awal untuk tidak memberikan kartu kepada Gabriel pun tetap dipertahankan.
Terlepas dari kontroversi tersebut, Arsenal berhasil memenangkan pertandingan pekan ketiga Premier League dengan skor 2-1. Chelsea sebenarnya membuka keunggulan cepat melalui Morgan Rogers pada menit kedua.
Arsenal kemudian membalikkan keadaan melalui gol Kai Havertz pada menit ke-25 dan Martin Ødegaard pada menit ke-50. Dua gol tersebut memastikan The Gunners mengamankan tiga poin, sementara insiden Gabriel dan Martínez menjadi salah satu keputusan wasit yang paling mendapat perhatian dari pertandingan tersebut.
Akbari Danico – Redaksi

