World

Iran Klaim Serangan AS Hantam Pesta Pernikahan, 5 Tewas dan 67 Terluka

Perhimpunan Bulan Sabit Merah Iran (IRCS) meminta Mahkamah Pidana Internasional (ICC) menyelidiki serangan yang disebut dilakukan militer Amerika Serikat (AS) dan mengenai sebuah rumah tempat pesta pernikahan berlangsung di Kuhestak, Kabupaten Sirik, Provinsi Hormozgan, Iran selatan.

Permintaan tersebut disampaikan IRCS melalui surat kepada Kantor Jaksa Penuntut ICC di Den Haag pada Rabu (2/9/2026). IRCS mengatakan serangan terjadi pada Selasa (1/9) sekitar pukul 21.30 waktu setempat.

Dilansir dari BBC, IRCS menyatakan serangan terjadi ketika sebuah pesta pernikahan tengah berlangsung di Kuhestak. Organisasi kemanusiaan Iran tersebut mengaitkan serangan itu dengan operasi militer AS yang berlangsung di kawasan tersebut.

IRCS memperingatkan jumlah korban meninggal dunia masih berpotensi bertambah karena beberapa korban luka berada dalam kondisi kritis.

Dalam pernyataan yang dibagikan melalui Telegram, IRCS menyoroti bahwa lokasi yang terdampak digunakan untuk kegiatan sipil. Atas dasar itu, organisasi tersebut menilai insiden tersebut menimbulkan kekhawatiran terkait hukum humaniter internasional.

IRCS kemudian meminta dilakukannya penyelidikan yang independen, tidak memihak, menyeluruh, dan efektif untuk mengungkap keadaan sebenarnya di balik serangan tersebut.

Secara terpisah, Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) mengonfirmasi telah melancarkan serangkaian serangan terhadap sejumlah sasaran Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), termasuk sistem pertahanan udara, radar, aset maritim, kemampuan pemasangan ranjau, dan fasilitas komunikasi. Namun, belum diketahui secara pasti apakah rumah tempat pesta pernikahan berlangsung merupakan sasaran langsung atau terkena dampak serangan di sekitarnya.

CENTCOM juga menyatakan militer AS tidak menargetkan warga sipil setelah muncul laporan mengenai korban dalam pesta pernikahan tersebut.

Dengan demikian, klaim bahwa serangan AS secara langsung menghantam pesta pernikahan masih berasal dari IRCS dan pihak Iran, sementara keadaan pasti serta sasaran serangan di lokasi tersebut belum sepenuhnya terverifikasi secara independen.

Akbari Danico – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...