World

Israel Cabut Status Diplomatik Diplomat Belanda di Ramallah

Israel mencabut status diplomatik sejumlah diplomat Belanda yang bertugas di Ramallah, Tepi Barat. Keputusan tersebut diambil setelah pemerintah Belanda memberlakukan larangan perdagangan barang yang berasal dari permukiman Israel di wilayah Tepi Barat.

Menteri Luar Negeri Israel Gideon Saar mengatakan keputusan itu merupakan respons terhadap kebijakan Belanda yang dinilai merugikan Israel. Para diplomat Belanda di Ramallah diminta mengembalikan dokumen diplomatik yang diterbitkan Israel dalam waktu tujuh hari.

Saar mengatakan Belanda tetap dapat menjalankan kepentingannya terkait Palestina, tetapi tidak melalui wilayah yang berada di bawah kendali Israel.

Sebelumnya, Israel juga mencabut akses delegasi Belanda dari pusat dukungan internasional untuk Gaza di Kiryat Gat setelah pemerintah Belanda mengambil sejumlah kebijakan terhadap Israel.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Belanda Tom Berendsen menyayangkan keputusan Israel tersebut. Pemerintah Belanda mengatakan larangan perdagangan yang diberlakukan tidak ditujukan kepada Israel, melainkan berkaitan dengan kewajiban Belanda terkait aktivitas perdagangan dengan permukiman di wilayah yang diduduki.

Mulai 22 September 2026, Belanda melarang impor, pembelian, dan penjualan barang yang berasal dari permukiman Israel di wilayah Palestina yang diduduki. Larangan tersebut juga mencakup layanan perantara yang memfasilitasi perdagangan barang tersebut.

Pemerintah Belanda menyatakan kebijakan itu tidak mengubah hubungan perdagangan dengan Israel dalam wilayah yang berada di dalam batas yang diakui secara internasional pada 1967.

Ketegangan antara kedua negara meningkat setelah sejumlah negara Eropa juga mengambil langkah terkait perdagangan dengan permukiman Israel di Tepi Barat. Israel sebelumnya telah mengambil tindakan terhadap Inggris setelah negara tersebut mengumumkan kebijakan serupa.

Keputusan terhadap diplomat Belanda menambah ketegangan dalam hubungan diplomatik kedua negara, sementara pemerintah Belanda masih mempertimbangkan langkah selanjutnya terkait pencabutan status tersebut.

Reinasya Mutiara Sringindari – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...