National

Kapolri Ajak Mahasiswa Berperan Aktif Sebagai Agen Perubahan dan Perekat Persatuan Bangsa

Kapolri Jenderal Polisi, Listyo Sigit Prabowo, mengajak mahasiswa mengambil peran sebagai agen perubahan sekaligus pelopor dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta memperkuat persatuan. Pesan tersebut disampaikan saat memberikan kuliah umum dalam Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru atau PKKMB Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) 2026 di Medan.

Menurut Listyo, mahasiswa memiliki posisi strategis untuk mendorong perubahan positif melalui ilmu dan kemampuan yang mereka miliki. Peran tersebut diharapkan tidak berhenti di lingkungan kampus, tetapi diwujudkan melalui kontribusi nyata di tengah masyarakat.

Listyo mengatakan kontribusi mahasiswa dapat disesuaikan dengan bidang keilmuan masing-masing, termasuk mendukung ketahanan pangan dan energi, transformasi digital, pemberdayaan ekonomi, serta pelestarian lingkungan. Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam menjaga ruang sosial agar tetap kondusif.

Mahasiswa didorong menjadi pelopor keamanan dan ketertiban masyarakat atau kamtibmas sekaligus perekat persatuan melalui sikap yang menjaga kerukunan. Pendekatan tersebut menempatkan mahasiswa bukan hanya sebagai penerima pengetahuan, tetapi juga sebagai bagian dari upaya menyelesaikan persoalan sosial di sekitarnya.

Peran generasi muda dinilai semakin penting seiring pesatnya perkembangan teknologi dan penggunaan media sosial. Kapolri mengingatkan bahwa tingginya aktivitas di ruang digital perlu diimbangi kemampuan berpikir kritis agar mahasiswa tidak mudah terpengaruh informasi yang berpotensi memicu perpecahan.

Karena itu, budaya akademik yang sehat, integritas, penghargaan terhadap perbedaan, dan kolaborasi menjadi nilai yang perlu diperkuat di lingkungan mahasiswa. Kemampuan memilah informasi juga menjadi bagian penting dari kontribusi mahasiswa dalam menjaga hubungan sosial di tengah derasnya arus informasi digital.

Kapolri juga mendorong mahasiswa untuk mengajak masyarakat menjauhi narkoba, kekerasan, intoleransi, dan tindakan anarkis. Pesan tersebut memperluas peran mahasiswa dari sekadar pelopor perubahan menjadi bagian dari upaya menjaga ketahanan sosial di lingkungan masing-masing.

Dengan latar belakang keilmuan yang beragam, mahasiswa memiliki ruang untuk berkontribusi melalui pendidikan, pemberdayaan, teknologi, maupun kegiatan sosial. Pada akhirnya, keterlibatan mahasiswa diharapkan dapat memperkuat kebiasaan hidup bermasyarakat yang mengedepankan kerukunan, tanggung jawab, dan persatuan.

Alexander Jason – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...