National

Kasus ISPA Tembus 151 Ribu, Kemenkes Siagakan 1.898 Nakes di 7 Provinsi

Kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) telah mencapai lebih dari 151 ribu kasus. Data tersebut tercatat hingga Rabu (16/9/2026) di tujuh provinsi yang mencakup 63 kabupaten dan kota.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) merespons kondisi tersebut dengan menyiagakan 1.898 tenaga kesehatan di wilayah terdampak. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat pelayanan medis sekaligus mendekatkan akses kesehatan kepada masyarakat yang terdampak penurunan kualitas udara.

Juru Bicara Kemenkes drg Widyawati mengatakan pengerahan tenaga kesehatan dilakukan untuk membantu masyarakat sekaligus memperkuat tenaga medis di daerah yang telah menangani dampak karhutla.

Selain tenaga kesehatan, Kemenkes telah menyalurkan hampir 1,93 juta lembar masker untuk membantu masyarakat mengurangi paparan udara tercemar. Bantuan medis lainnya mencakup 280 mesin penghasil oksigen, 36 tabung oksigen, 328 dus makanan tambahan, serta obat-obatan dan vitamin.

Mesin penghasil oksigen dan tabung oksigen diprioritaskan untuk fasilitas kesehatan di daerah yang terdampak cukup berat, termasuk Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Riau.

Kesiapsiagaan pelayanan kesehatan juga diperkuat melalui 1.691 puskesmas, 360 rumah sakit rujukan, dan 87 Laboratorium Kesehatan Masyarakat atau Labkesmas di wilayah terdampak. Fasilitas tersebut disiapkan untuk mendukung penanganan medis dan pengujian kualitas udara.

Kemenkes menyatakan penyaluran logistik medis akan terus dioptimalkan selama masa tanggap karhutla.

Masyarakat juga diimbau membatasi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker secara konsisten. Perhatian khusus perlu diberikan kepada kelompok rentan, seperti bayi, balita, ibu hamil, lansia, serta masyarakat dengan penyakit bawaan seperti asma dan penyakit jantung.

Reinasya Mutiara Sringindari – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...