Metropolitan

Kemarau Berkepanjangan, BPBD Jaksel Salurkan 44.000 Liter Air Bersih

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta Selatan telah menyalurkan 44.000 liter air bersih kepada warga yang terdampak kekeringan akibat kemarau berkepanjangan.

Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) BPBD Jakarta Selatan, Sukendar, mengatakan penyaluran air bersih tersebut merupakan tindak lanjut dari instruksi Gubernur DKI Jakarta terkait kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau.

“Pemerintah Kota Jakarta Selatan berkoordinasi dengan pengurus lingkungan sudah melakukan pendataan warga terdampak kekeringan dalam beberapa waktu terakhir,” ujar Sukendar, Sabtu (19/9).

Setelah menerima data warga terdampak, BPBD Jakarta Selatan berkoordinasi dengan PAM Jaya untuk menyediakan dan mendistribusikan air bersih ke sejumlah lokasi yang membutuhkan bantuan.

Dalam kurun waktu kurang dari sepekan, sebanyak 44.000 liter air bersih telah disalurkan kepada 195 kepala keluarga (KK) yang tersebar di enam kelurahan dan 23 RT terdampak kekeringan.

Menurut Sukendar, wilayah Jagakarsa menjadi lokasi dengan jumlah warga terdampak terbanyak. Sebanyak 105 KK di wilayah tersebut mengalami kekurangan air bersih akibat kemarau.

“Hingga saat ini, warga terdampak terbanyak berada di wilayah Jagakarsa dengan total 105 KK yang mengalami kekurangan air bersih akibat kemarau,” terangnya.

BPBD Jakarta Selatan akan terus berkoordinasi dengan pihak kelurahan dan pengurus lingkungan untuk memantau kebutuhan warga. Penyaluran air bersih akan kembali dilakukan apabila masih terdapat masyarakat yang membutuhkan.

“Kami tegaskan bahwa kami siap apabila ada warga yang membutuhkan air bersih. Petugas BPBD juga siaga melayani masyarakat selama 24 jam,” ungkapnya.

Menghadapi puncak musim kemarau, Sukendar mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan melakukan langkah antisipasi untuk menjaga ketersediaan air bersih.

Masyarakat juga diminta menghemat penggunaan air serta memastikan sumur bor tetap berfungsi, khususnya di wilayah yang belum terjangkau jaringan perpipaan PAM Jaya.

“Kami mengajak seluruh warga untuk menghadapi musim kemarau ini dengan semangat gotong royong dan kesadaran tinggi demi menjaga ketersediaan air bersama,” tandasnya.

Fito Wahyu Mahendra – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...