National

Kepala Kepolisian Republik Indonesia Kenang Masa Lalu Keluarga dalam Organisasi Pramuka

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo berbagi pengalaman masa sekolahnya sebagai anggota Pramuka saat menghadiri Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka Persatuan Ummat Islam (PUI) 2026 di Sukabumi, Jawa Barat. Di hadapan ribuan anggota Pramuka dan keluarga besar PUI, Listyo mengenang keterlibatannya dalam Gerakan Pramuka sejak tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah atas.

Ia menilai Pramuka bukan sekadar kegiatan organisasi, tetapi wadah penting untuk membentuk karakter, kedisiplinan, keterampilan, kepedulian, dan kemampuan bersosialisasi. Menurutnya, nilai-nilai tersebut dapat menjadi bekal generasi muda dalam menjalani pendidikan, pekerjaan, dan kehidupan bermasyarakat.

Listyo mengatakan pengalaman mengikuti Pramuka dapat membantu generasi muda menghadapi tantangan masa depan yang semakin kompleks. Perkembangan teknologi dan media sosial, menurutnya, harus dimanfaatkan untuk memperluas pengetahuan, mengembangkan kemampuan, dan menghasilkan hal-hal positif.

Namun, ia mengingatkan adanya berbagai risiko yang perlu diwaspadai, termasuk judi online, narkoba, tawuran, geng, kejahatan, serta penyebaran paham negatif melalui media sosial. Ia juga menekankan pentingnya menerapkan nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan sehari-hari di tengah keberagaman Indonesia.

Kapolri turut menyinggung peluang bonus demografi Indonesia yang harus diimbangi dengan peningkatan kualitas pendidikan, keterampilan, karakter, dan daya saing generasi muda. Pemerintah disebut terus membuka akses pendidikan melalui berbagai program, termasuk Sekolah Rakyat, sekolah unggulan, sekolah transformasi, beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan atau LPDP, serta SMA Kemala Taruna Bhayangkara yang dikembangkan Polri.

Selain pendidikan, Listyo mendorong anggota Pramuka memberikan manfaat langsung kepada masyarakat melalui keterampilan yang mereka miliki. Ia menilai Pramuka dapat berperan dalam penanggulangan bencana, pengamanan kegiatan masyarakat, pelayanan publik, serta pelestarian lingkungan.

Listyo secara khusus mengapresiasi anggota Pramuka yang tetap hadir membantu masyarakat ketika momentum libur, mudik, dan perayaan hari besar berlangsung. Ia juga mendorong mereka menjadi pelopor Gerakan ASRI, yaitu Aman, Sehat, Resik, dan Indah, melalui tindakan seperti menjaga kebersihan, mengurangi sampah, menanam pohon, dan merawat lingkungan.

Kapolri menyatakan Polri siap menjadi sahabat generasi muda dan tempat berkonsultasi bagi anggota Pramuka yang menghadapi kesulitan dalam mengembangkan diri.

Ia berharap peserta Kemah Nasional pulang dengan semangat yang lebih kuat untuk terus berkarya, mengejar cita-cita, dan mempersiapkan diri menjadi generasi terbaik serta calon pemimpin Indonesia di masa depan.

Alexander Jason – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...