National

Komisi IX DPR Apresiasi BGN Perketat Standar Susu dalam Program MBG

Komisi IX DPR RI mengapresiasi langkah Badan Gizi Nasional (BGN) yang memperketat penggunaan produk susu dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG), termasuk melarang minuman susu, minuman mengandung susu, minuman rasa susu, hingga susu kental manis dalam menu program tersebut.

Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani Aher menilai kebijakan tersebut penting untuk memastikan makanan yang diberikan kepada penerima MBG benar-benar memenuhi kebutuhan gizi, bukan sekadar membuat penerima merasa kenyang.

“Program Makan Bergizi Gratis tidak boleh hanya dinilai dari kenyangnya penerima manfaat, tetapi juga harus memastikan kualitas dan kandungan gizinya. Karena itu, penggunaan produk yang benar-benar memberikan nilai gizi tentu harus menjadi perhatian utama,” ujar Netty dalam keterangan tertulis kepada media, Jumat (11/9/2026).

Menurut Netty, kualitas bahan pangan menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan keberhasilan program MBG. Karena itu, setiap produk yang digunakan perlu memenuhi standar gizi dan keamanan pangan yang telah ditetapkan pemerintah.

BGN sebelumnya telah memiliki petunjuk teknis mengenai standar, penyediaan, dan distribusi susu dalam program MBG. Aturan tersebut menjadi acuan dalam memastikan produk susu yang diberikan kepada penerima manfaat memenuhi ketentuan mutu, keamanan pangan, serta kebutuhan gizi.

BGN juga menegaskan bahwa penyusunan menu MBG secara keseluruhan mengacu pada standar Angka Kecukupan Gizi (AKG) yang ditetapkan Kementerian Kesehatan. Dengan demikian, menu tidak hanya diarahkan untuk memberikan rasa kenyang, tetapi juga memenuhi kebutuhan zat gizi penerima manfaat sesuai kelompok sasaran.

Netty meminta kebijakan tersebut tidak berhenti pada aturan tertulis, tetapi dipastikan diterapkan di lapangan. Pengawasan terhadap bahan pangan yang digunakan dalam menu MBG dinilai penting agar tidak terjadi penyimpangan yang dapat mengurangi kualitas program.

“Yang penting adalah memastikan di lapangan tidak ada penyimpangan, sehingga setiap makanan yang diberikan benar-benar memberikan manfaat gizi bagi penerima MBG,” kata Netty.

Fito Wahyu Mahendra – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...