Manchester City menghabiskan total £326 juta atau sekitar Rp7,8 triliun untuk merevolusi lini tengah mereka pada musim 2026/27. Dana fantastis tersebut digunakan The Citizens untuk mendatangkan Enzo Fernández, Elliot Anderson, dan Ayyoub Bouaddi sebagai bagian dari perombakan besar sektor tengah tim.
Enzo menjadi salah satu investasi terbesar City setelah didatangkan dari Chelsea dengan biaya £125 juta. Nilai tersebut sekaligus menempatkan gelandang asal Argentina itu sebagai pembelian termahal di antara tiga pemain tengah baru City.
Tidak berhenti pada Enzo, City juga mengeluarkan £116 juta untuk mendapatkan Elliot Anderson dari Nottingham Forest. Gelandang asal Inggris tersebut menjadi bagian penting lainnya dalam pembangunan ulang lini tengah The Citizens.
Sementara itu, Ayyoub Bouaddi melengkapi trio gelandang baru setelah direkrut dari Lille. Manchester City mengeluarkan £85 juta untuk mendapatkan pemain muda asal Prancis tersebut.
Jika digabungkan, biaya ketiga transfer tersebut mencapai £326 juta. Angka itu menggambarkan besarnya investasi yang dilakukan City untuk membentuk komposisi baru di lini tengah mereka pada musim 2026/27.
Kehadiran Enzo, Anderson, dan Bouaddi memberikan City sejumlah karakter berbeda di sektor tengah. Ketiganya kini menjadi bagian dari proyek tim yang sedang dibangun untuk menghadapi persaingan di berbagai kompetisi.
Investasi senilai £326 juta tersebut juga menegaskan besarnya perubahan yang dilakukan Manchester City pada bursa transfer musim panas ini. Enzo Fernández, Elliot Anderson, dan Ayyoub Bouaddi kini menjadi wajah baru lini tengah City setelah klub menggelontorkan dana sekitar Rp7,8 triliun untuk mendapatkan ketiganya.
Akbari Danico – Redaksi

