Metropolitan

Masjid Jami Ar-Roghibin Wakili Jakarta Utara di Lomba Binaul Masjid Tingkat DKI

Masjid Jami Ar-Roghibin di Rorotan, Cilincing, mewakili Jakarta Utara dalam Lomba Binaul Masjid (LBM) Dewan Masjid Indonesia (DMI) tingkat Provinsi DKI Jakarta. Penilaian tersebut tidak hanya melihat pengelolaan masjid, tetapi juga aktivitas keagamaan serta peran masjid dalam kehidupan sosial masyarakat.

Wali Kota Jakarta Utara, Hendra Hidayat, mengapresiasi kolaborasi pengurus masjid, jamaah, dan Pemerintah Kota Jakarta Utara dalam mempersiapkan penilaian tersebut. Menurutnya, lomba bukan semata-mata untuk mengejar penghargaan, tetapi menjadi momentum meningkatkan fungsi masjid sebagai pusat ibadah, pendidikan, pembinaan umat, dan pemberdayaan masyarakat. Ia berharap semangat memakmurkan masjid dapat terus dipertahankan agar keberadaannya memberikan manfaat bagi warga sekitar.

Hendra menilai proses penilaian dapat menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas pengelolaan Masjid Jami Ar-Roghibin. Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan memberikan hasil yang baik bagi Jakarta Utara. Namun, ia menekankan bahwa keberhasilan masjid tidak hanya diukur dari hasil perlombaan, melainkan dari manfaat yang dirasakan masyarakat. Pengelolaan masjid yang baik diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang sejuk sekaligus memperkuat kehidupan sosial warga.

Ketua Tim Juri LBM DMI tingkat Provinsi DKI Jakarta, KH Daloh Abdaloh, menjelaskan bahwa penilaian merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang melibatkan lima kota administrasi dan satu kabupaten administrasi di Jakarta. Tim juri menilai pengelolaan masjid, aktivitas keagamaan, serta peran masjid dalam kehidupan sosial masyarakat. Jakarta Utara menjadi wilayah pertama yang menjalani penilaian pada tahun ini. Daloh juga mengapresiasi kekompakan antara jamaah, Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), dan Pemerintah Kota Jakarta Utara dalam mempersiapkan kegiatan tersebut.

Ketua DKM Jami Ar-Roghibin, Jaelani Mas’ud, mengatakan masjid tersebut mampu menampung hingga 1.000 jamaah. Selain kegiatan ibadah, pengurus rutin menggelar pengajian umum, pengajian remaja, pengajian Al-Qur’an, majelis taklim ibu-ibu, serta santunan bagi anak yatim. Seluruh kegiatan telah dijadwalkan selama satu tahun, sementara administrasi dan keuangan dicatat secara rutin mulai dari mingguan hingga tahunan. Pengelolaan tersebut menjadi bagian dari upaya pengurus menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial bagi masyarakat Rorotan.

Alexander Jason – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...