Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), mengungkapkan potensi kerugian Indonesia akibat pencurian sumber daya ikan oleh kapal asing diperkirakan mencapai lebih dari Rp200 triliun per tahun.
Berdasarkan data Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), praktik penangkapan ikan ilegal atau illegal fishing masih dilakukan oleh armada dari sejumlah negara, termasuk Vietnam, Thailand, India, dan Jepang. Kondisi tersebut menjadi persoalan serius bagi kedaulatan sumber daya laut sekaligus perekonomian masyarakat pesisir. Pemerintah menilai penguatan sektor perikanan domestik diperlukan untuk mengurangi kerugian tersebut.
Zulhas menilai maraknya pencurian ikan berkaitan dengan lemahnya daya saing dan keterbatasan armada nelayan dalam negeri. Nelayan asing umumnya didukung kapal berukuran besar dan kemampuan ekonomi yang memungkinkan mereka menjangkau wilayah perairan yang lebih luas.
Sebaliknya, banyak nelayan tradisional Indonesia masih mengandalkan kapal kecil dengan jarak jelajah terbatas di sekitar kawasan pesisir. Kesenjangan armada dan teknologi tersebut membuat potensi sumber daya ikan Indonesia belum dapat dimanfaatkan secara optimal oleh nelayan lokal.
Persoalan nelayan juga diperburuk oleh lemahnya posisi tawar dalam memasarkan hasil tangkapan. Keterbatasan fasilitas penyimpanan dan ekosistem pemasaran membuat nelayan sering terpaksa menjual ikan dengan harga rendah agar hasil tangkapan tidak membusuk.
Kondisi tersebut dapat mempertahankan rantai kemiskinan di wilayah pesisir meskipun Indonesia memiliki potensi sumber daya laut yang besar. Karena itu, peningkatan kesejahteraan nelayan membutuhkan dukungan yang tidak hanya berfokus pada aktivitas penangkapan ikan.
Pemerintah berkomitmen membangun ekosistem budidaya ikan berskala besar sekaligus memperkuat armada tangkap nasional secara bertahap. Pembangunan kawasan pangan tematik di daerah diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan dan menjaga kedaulatan atas sumber daya laut Indonesia.
Kebijakan tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan kemampuan nelayan dalam mengelola dan memasarkan hasil tangkapan secara lebih menguntungkan. Dengan penguatan armada, budidaya, dan ekosistem pendukung, pemerintah berharap sektor perikanan dapat menjadi sumber kesejahteraan dan kemandirian ekonomi bagi masyarakat pesisir.
Alexander Jason – Redaksi

