National

Prabowo: Giant Sea Wall Sangat Vital Lindungi Warga & Ekonomi, Dibangun Mulai dari Tangerang ke Jawa Timur

Presiden Prabowo Subianto menegaskan pembangunan giant sea wall atau tanggul laut raksasa di Pantai Utara (Pantura) Jawa merupakan proyek strategis untuk melindungi masyarakat dan aktivitas ekonomi dari risiko di kawasan pesisir. Pemerintah menargetkan pembangunan proyek tersebut mulai dilakukan pada awal 2027.

Prabowo menyampaikan hal itu dalam program Presiden Prabowo Menjawab, Rabu (16/9/2026). Menurut dia, kawasan Pantura memiliki konsentrasi industri dan aktivitas ekonomi yang tinggi sehingga membutuhkan infrastruktur perlindungan pesisir.

“Sangat vital karena di Pantai Utara Jawa itu banyak sekali industri kita di situ. Jadi, tanggul pantai, tanggul laut, breakwater,” ujar Prabowo dalam program ‘Presiden Prabowo Menjawab’, Rabu (16/9).

Menurut Prabowo, giant sea wall yang direncanakan dibangun dari Tangerang ke Jawa Timur diproyeksikan memberi perlindungan bagi sekitar 50 juta penduduk. Infrastruktur tersebut juga ‘mengamankan’ 38 persen Produk Domestik Bruto (PDB) di dalam negeri.

“Pembangunan giant sea wall akan melindungi 50 juta rakyat kita dan juga mengamankan 38 persen PDB Indonesia,” ucapnya.

Prabowo menjelaskan, kawasan Pantura Jawa memiliki 70 kawasan industri dan lima kawasan ekonomi. Selain itu, wilayah tersebut menjadi bagian penting dari poros logistik nasional.

Secara keseluruhan, proyek giant sea wall direncanakan memiliki panjang sekitar 575 kilometer. Pembangunannya akan dibagi ke dalam 15 segmen. Prabowo mengatakan proses pembangunan ditargetkan mulai dilakukan pada awal 2027.

“Sudah ada yang berminat dan sudah ada yang mau finance (mendanai) juga. Jadi, ini salah satu proyek strategis yang harus kita jalankan,” ungkapnya.

Namun, Prabowo menekankan pembangunan giant sea wall merupakan proyek jangka panjang yang tidak dapat diselesaikan dalam waktu singkat. Durasi pembangunan juga akan berbeda di setiap wilayah.

“Program ini tidak cepat. Jakarta saja mungkin delapan tahun, kita perkirakan. Semarang mungkin lebih cepat,” kata dia.

Prabowo memperkirakan keseluruhan pembangunan membutuhkan waktu hingga sekitar 20 tahun. Namun, apabila pelaksanaannya berjalan lebih cepat, pembangunan tersebut diperkirakan dapat rampung dalam waktu sekitar 10 hingga 15 tahun.

Fito Wahyu Mahendra – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...