National

Prabowo Pastikan Kecelakaan KMP Virgo Transport 8 Diinvestigasi

Presiden RI Prabowo Subianto memastikan pemerintah akan menginvestigasi kecelakaan KMP Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa. Investigasi dilakukan untuk mengetahui penyebab insiden sekaligus menjadi bahan evaluasi agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

Prabowo mengatakan pemerintah akan menyelidiki penyebab insiden tersebut sebagai bahan evaluasi untuk memperkuat upaya mitigasi sekaligus meningkatkan keselamatan pelayaran.

“Kita terus akan melakukan investigasi. Menyelidiki apa sebab dari kejadian tersebut. Supaya di masa depan kita lebih bisa mitigasi, dan bisa mengambil langkah-langkah yang terbaik,” ujar Prabowo saat peresmian LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai, Jakarta, Rabu (16/9).

Menurut Prabowo, investigasi penting dilakukan untuk mengetahui faktor penyebab insiden tersebut sekaligus menjadi dasar bagi pemerintah dalam mengambil langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang.

Selain memastikan proses investigasi berjalan, Prabowo juga menyampaikan belasungkawa serta doa bagi keluarga yang terdampak insiden tersebut.

“Dan kita selalu berdoa agar keluarga yang ditinggal diberi ketabahan keteguhan,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga mengatakan pemerintah akan terus memberikan perhatian kepada masyarakat yang menghadapi berbagai kesulitan akibat bencana di sejumlah wilayah Indonesia. Ia menegaskan seluruh unsur pemerintah terus bekerja sama dalam menghadapi berbagai kondisi darurat dan tantangan di lapangan.

“Seluruh pemerintah, pusat, daerah, provinsi, kabupaten, semua instansi. Terbukti bekerja sama dengan baik. Untuk menghadapi semua tantangan dan kesulitan,” pungkasnya.

Sebagai informasi, berdasarkan laporan Kementerian Perhubungan, KMP Virgo Transport 8 bertolak dari Pelabuhan Surabaya menuju Pelabuhan Banjarmasin pada Sabtu (12/9) pukul 06.52 WIB dengan mengangkut 243 orang berdasarkan data manifest.

Selanjutnya, berdasarkan keterangan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), kapal tersebut melaporkan mengalami cuaca buruk pada Minggu (13/9) pukul 01.00 WIB di perairan Laut Jawa sebelum akhirnya hilang kontak.

Pemerintah kemudian melakukan upaya pencarian korban serta operasi bawah laut, sementara penyebab kecelakaan masih diinvestigasi oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Fito Wahyu Mahendra – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...