Metropolitan

Pramono Sebut Cakupan Transportasi Publik Jakarta Capai 93 Persen

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menghadiri Puncak Peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) Tingkat Provinsi DKI Jakarta Tahun 2026 di Balai Samudera, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (29/9). Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan cakupan layanan transportasi publik di Jakarta telah menjangkau lebih dari 93 persen wilayah.

“Alhamdulillah, konektivitas transportasi publik di Jakarta sudah 93 persen lebih. Penggunaan transportasi publik juga terus meningkat, menunjukkan bahwa transportasi Jakarta mengalami perbaikan yang signifikan,” ujar Gubernur Pramono.

Ia mengatakan, peningkatan kualitas layanan juga tercermin dari hasil survei Litbang Kompas yang menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat mencapai 97,5 persen.

Gubernur Pramono juga menyoroti peningkatan posisi Jakarta dalam peringkat kota dunia. Berdasarkan rilis Oxford Economic, posisi Jakarta naik dari peringkat 287 pada 2024 menjadi 140 dari 1.000 kota dunia pada 2026.

“Tentunya, di Indonesia, Jakarta nomor satu. Nomor dua adalah Surabaya di ranking 308, Medan di 371 dan Bandung di 409. Salah satu penilaian utamanya ada transportasi publik,” katanya.

Pengembangan transportasi massal terus dilakukan, salah satunya melalui operasional LRT Jakarta lintas Kelapa Gading–Manggarai sepanjang 12,2 kilometer dengan 11 stasiun. Saat ini, jumlah pengguna LRT tersebut telah mencapai lebih dari 12 ribu penumpang per hari, dengan target 80 ribu penumpang per hari.

“Pemprov DKI terus memperkuat konektivitas untuk mewujudkan Jakarta yang terhubung. Salah satunya LRT Jakarta yang ke depan akan terus dikembangkan untuk memperluas jaringan transportasi massal hingga kawasan strategis seperti Dukuh Atas,” terangnya.

Selain memperluas jaringan, Pemprov DKI Jakarta juga menyiapkan perluasan penerima manfaat Kartu Layanan Gratis (KLG) dari 15 menjadi 21 golongan mulai 1 Januari 2027. Seiring kebijakan tersebut, Pemprov DKI akan melakukan penyesuaian tarif pada sejumlah layanan transportasi publik, termasuk TransJakarta dan Transjabodetabek.

Gubernur Pramono juga menyampaikan rencana pengelolaan transportasi laut di Kabupaten Administratif Kepulauan Seribu secara profesional melalui PT TransJakarta, tidak lagi berada di bawah kewenangan Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

“Saya yakin, pasti akan terkelola dengan baik,” tegasnya.

Di sisi pelayanan, Gubernur Pramono menekankan pentingnya perubahan budaya kerja di lingkungan Dinas Perhubungan agar semakin humanis tanpa mengurangi ketertiban dan ketegasan.

“Sekarang saya melihat, Dinas Perhubungan DKI telah berubah menjadi lebih humanis. Saya menaruh harapan kepada saudara kalian, merubah wajah menjadi lebih humanis tetapi tidak kehilangan ketertiban dan ketegasannya,” ungkapnya.

Ia juga mengapresiasi sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam meningkatkan layanan transportasi, termasuk pengaturan mobilitas penonton konser di Jakarta International Stadium (JIS).

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Budi Awaludin, mengatakan peringatan tahun ini mengusung tajuk “Harmoni Transportasi Jakarta” yang menekankan keselarasan antarmoda dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

“Transportasi yang baik tidak mungkin dibangun oleh satu pihak saja. Ia lahir dari kolaborasi pemerintah, operator, aplikator, dunia usaha, komunitas, dan warga,” ujar Budi.

Dalam acara tersebut juga diserahkan penghargaan Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan (KITA) 2026 kepada individu dan institusi yang berkontribusi dalam membangun keselamatan serta budaya tertib berlalu lintas. Tahun ini, kegiatan tersebut diikuti 768 pendaftar dan peserta, dengan penilaian melibatkan unsur Kementerian Perhubungan, Polda Metro Jaya, KNKT, dan Universitas Indonesia.

Budi menambahkan, transformasi Dinas Perhubungan juga diwujudkan melalui penguatan nilai integritas, kepedulian, profesionalisme, kesigapan, dan sikap humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat

Fito Wahyu Mahendra – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...