Metropolitan

Proyek Strategis Pembangunan Jalan Sejajar Rel di Pasar Minggu Diproyeksikan Selesai Tahun 2027

Pembangunan jalan sejajar rel kereta api di Jalan Kemuning, Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, ditargetkan rampung pada 2027.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan proses pembebasan lahan proyek tersebut saat ini telah mencapai sekitar 70 persen. Pemerintah menargetkan sisa pembebasan lahan sebesar 30 persen dapat diselesaikan pada 2026 agar pembangunan fisik dapat segera dilanjutkan. Proyek ini merupakan bagian dari upaya pemerintah mengurai kepadatan lalu lintas di kawasan Pasar Minggu.

Rencana pembangunan jalan tersebut sebenarnya telah muncul sejak masa kepemimpinan Gubernur Fauzi Bowo pada 2013, tetapi belum juga terselesaikan. Jalan baru ini akan memiliki lebar antara 18 hingga 23 meter dengan panjang sekitar 1,77 kilometer.

Dinas Bina Marga DKI Jakarta menyebut jalur tersebut akan menghubungkan kawasan Rawajati hingga Poltangan sebagai alternatif dari Jalan Raya Pasar Minggu. Kehadiran jalan tembus ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan yang selama ini menjadi persoalan di kawasan tersebut.

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Heru Suwondo, menjelaskan tahap pertama pada 2015-2019 telah membebaskan 84 bidang tanah dan menghasilkan pembangunan jalan sepanjang 980 meter. Tahap kedua yang dimulai pada 2024 mencakup 118 bidang tanah dengan luas keseluruhan sekitar 13.890 meter persegi.

Dari jumlah tersebut, 65 bidang telah dibebaskan, delapan bidang sedang dalam proses alih status aset, sementara 45 bidang masih belum dibebaskan. Pemerintah berharap seluruh proses pengadaan tanah selesai pada 2026 sehingga pembangunan fisik dapat dilaksanakan pada 2027.

Proyek ini juga membawa aspek keselamatan karena perlintasan sebidang di Simpang Volvo akan ditutup setelah jalan baru selesai dibangun. Penutupan tersebut diharapkan menghilangkan perlintasan langsung antara kendaraan dan kereta api sehingga risiko kecelakaan dapat ditekan.

Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) DKI Jakarta, Lutfi Zakaria, meminta masyarakat segera melengkapi dokumen administrasi yang dibutuhkan agar proses pengadaan tanah tidak kembali terhambat. Jika pembebasan lahan dapat dituntaskan sesuai target, proyek yang telah direncanakan lebih dari satu dekade ini akhirnya memiliki peluang kuat untuk selesai pada 2027.

Alexander Jason – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...