National

Realisasi Belanja K/L Capai Rp912,4 Triliun hingga Agustus 2026

Realisasi belanja kementerian dan lembaga (K/L) mencapai Rp 912,4 triliun hingga akhir Agustus 2026. Angka tersebut meningkat 33 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp 686 triliun.

Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan peningkatan tersebut menunjukkan belanja K/L tahun ini berjalan lebih cepat dibandingkan tahun sebelumnya. Hal itu disampaikan dalam Konferensi Pers APBN Kita di Jakarta, Jumat (18/9/2026).

Secara keseluruhan, realisasi belanja negara hingga Agustus 2026 tercatat sebesar Rp 2.295 triliun. Dari jumlah tersebut, belanja pemerintah pusat mencapai Rp 1.791 triliun, sementara transfer ke daerah (TKD) yang telah disalurkan mencapai Rp 504,3 triliun.

Belanja pemerintah pusat terdiri atas belanja K/L sebesar Rp 912,4 triliun dan belanja non-K/L sebesar Rp 879,1 triliun. Secara keseluruhan, belanja pemerintah pusat tumbuh 29 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Jika dilihat berdasarkan jenisnya, belanja barang mencatat pertumbuhan tertinggi, yakni 67,5 persen. Pertumbuhan berikutnya berasal dari belanja modal sebesar 56,3 persen, belanja pegawai 21,7 persen, dan belanja bantuan sosial sebesar 3,4 persen.

Suahasil menilai peningkatan realisasi belanja K/L menunjukkan anggaran yang telah dialokasikan mulai digunakan untuk menjalankan berbagai program dan kegiatan pemerintah. Meski demikian, percepatan belanja tetap perlu diikuti dengan efisiensi dan penggunaan anggaran yang tepat sasaran.

Memasuki sisa tahun anggaran 2026, Kementerian Keuangan meminta kementerian dan lembaga tetap menjaga efisiensi dalam penggunaan anggaran. Belanja pemerintah diarahkan pada kegiatan yang memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Reinasya Mutiara Sringindari – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...