National

Santri Gontor Titip Pesan ke Prabowo: Pendidikan Indonesia Harus Terus Ditingkatkan

Peningkatan kualitas pendidikan menjadi pesan yang dititipkan Rendi Jamaludin (22), salah satu santri Pondok Modern Darussalam Gontor, kepada Presiden RI Prabowo Subianto dalam momentum perayaan 100 tahun Gontor.

Rendi berharap pemerintah terus memberikan perhatian terhadap sektor pendidikan agar masyarakat di berbagai daerah memiliki kesempatan memperoleh pendidikan yang berkualitas.

Santri asal Jawa Barat yang telah tujuh tahun menimba ilmu di Gontor itu menjadi salah satu santri yang menyambut kedatangan Prabowo dalam Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (19/9).

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga membagikan buku Presiden Solusi kepada sejumlah santri yang menantikan kedatangannya.

Menurut Rendi, pendidikan memiliki peran penting dalam menentukan masa depan bangsa. Karena itu, ia berharap peningkatan kualitas pendidikan menjadi salah satu perhatian pemerintah.

Selain pendidikan, Rendi berpesan agar Prabowo menjalankan tanggung jawab sebagai Presiden dengan sebaik-baiknya.

“Kepada Bapak Presiden, yang pertama mungkin mengingatkan bahwasanya amanah ini berat dan harus diembani, harus dimaksimalkan karena akan dipertanggungjawabkan di akhirat,” kata Rendi di Kompleks Pondok Pesantren Modern Gontor, Sabtu (19/9).

Ia kemudian menyampaikan harapannya agar sektor pendidikan mendapat perhatian yang lebih besar.

“Dan yang kedua adalah bagaimana pendidikan di Indonesia saat ini harus menjadi perhatian yang lebih baik lagi untuk bisa ditingkatkan,” ujarnya.

Pengalamannya selama belajar di Gontor membuat Rendi melihat pendidikan pesantren dapat terus berkembang tanpa meninggalkan sistem yang telah dibangun sejak lama. Menurut dia, perjalanan Gontor selama satu abad menunjukkan bahwa sistem pendidikan pondok dapat tetap bertahan dan berkembang hingga dikenal di tingkat internasional.

“Intinya pendidikan di Indonesia harus bisa meningkat lagi dan Gontor sudah siap dan sudah membuktikan di usianya 100 tahun ini dengan sistem pondok tetap bisa eksis di internasional,” katanya.

Rendi berharap peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya dirasakan oleh kelompok masyarakat tertentu, tetapi dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk para santri di berbagai daerah.

“Kita semua harus mendoakan semua masyarakat, semua santri di mana pun untuk mendapatkan pendidikan yang terbaik karena kitalah harapan bangsa,” tuturnya.

Ia juga berharap kemajuan pendidikan dapat terus berlanjut sehingga mampu melahirkan generasi yang berkontribusi bagi masa depan Indonesia.

“Doa untuk negeri kita ini di masa ini adalah semoga pendidikan di Indonesia bisa berkembang lebih baik lagi,” ucap Rendi.

Sementara itu, pemerintah mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar Rp757,8 triliun dalam APBN 2026. Anggaran tersebut meningkat dibandingkan alokasi pendidikan pada 2025 yang mencapai Rp724,3 triliun.

Fito Wahyu Mahendra – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...