Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi investasi Indonesia pada Semester I-2026 mencapai Rp1.010,6 triliun.
Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM Nurul Ichwan mengatakan realisasi investasi tersebut turut menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat. Tercatat sekitar 1,45 juta tenaga kerja terserap dari proyek-proyek investasi sepanjang enam bulan pertama 2026.
Nurul Ichwan menegaskan bahwa angka penyerapan tenaga kerja ini murni berasal dari sektor riil melalui investasi langsung, bukan rekrutmen pegawai dari sektor pemerintah. Pekerjaan tersebut diserap oleh proyek-proyek investasi dari investor dalam negeri maupun investor asing di Indonesia.
“Pencatatannya dilakukan secara transparan per proyek melalui laporan resmi yang disampaikan oleh perusahaan kepada Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM berupa Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM),” ujar Nurul Ichwan.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa dalam kurun waktu lima tahun terakhir, penyerapan tenaga kerja dari investasi langsung menunjukkan tren peningkatan yang konsisten dengan pertumbuhan rata-rata mencapai 22,4%.
Kehadiran investasi di Indonesia terbukti memiliki peran yang sangat krusial. Selain membawa modal serta alih teknologi dan pengetahuan, investasi yang terwujud dalam bentuk proyek dan kegiatan usaha secara nyata terus menciptakan kesempatan kerja baru bagi masyarakat Indonesia.
Fito Wahyu Mahendra – Redaksi

