World

Malaysia Masih Buka Tawaran Bantuan Tangani Karhutla di Indonesia

Pemerintah Malaysia menyatakan kesiapannya membantu Indonesia menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang memicu kabut asap lintas batas. Tawaran bantuan tersebut masih berlaku meski Malaysia belum memperoleh tanggapan lengkap mengenai kebutuhan bantuan dari pemerintah Indonesia.

Menteri Komunikasi Malaysia, Datuk Seri Fahmi Fadzil, mengatakan pemerintahnya siap menyediakan aset pemadam kebakaran apabila diperlukan. Pernyataan itu disampaikan dalam konferensi pers mingguan setelah rapat kabinet di Kuala Lumpur, Jumat (23/10/2026).

“Tawaran itu masih berlaku. Malaysia tetap siap memberikan bantuan dan aset jika diperlukan,” kata Fahmi, dikutip dari Malay Mail.

Menurut Fahmi, Kementerian Luar Negeri Malaysia dan Kementerian Sumber Daya Alam dan Keberlanjutan Lingkungan masih menunggu tanggapan Indonesia mengenai bentuk bantuan yang dibutuhkan dan dapat diterima.

Ia juga menyampaikan bahwa Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim telah mengapresiasi hubungan diplomatik kedua negara serta kembali menyatakan kesiapan Malaysia membantu upaya pemadaman kebakaran hutan di Indonesia.

Dalam rapat kabinet, pemerintah Malaysia turut menerima laporan mengenai perkembangan kabut asap yang melanda sejumlah wilayah negara tersebut. Kabinet juga mendapat informasi mengenai pengumuman otoritas Indonesia pada Jumat pagi terkait 11 perusahaan yang telah dikenai tindakan sehubungan dengan persoalan kebakaran hutan.

Meski demikian, Fahmi menegaskan belum ada perusahaan Malaysia yang diidentifikasi terlibat dalam aktivitas pembakaran hutan di Indonesia.

Kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah Malaysia dikaitkan dengan asap kebakaran hutan dan lahan di Indonesia yang terbawa melintasi perbatasan. Kondisi tersebut menjadi salah satu latar belakang tawaran bantuan Malaysia dalam penanganan karhutla.

Reinasya Mutiara Sringindari – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...