National

Mendag Nilai Harga Telur Rp26.200 per Kg Masih Wajar

Menteri Perdagangan Budi Santoso menilai harga telur ayam ras yang saat ini berada di kisaran Rp26.200 per kilogram masih dalam batas wajar. Harga tersebut masih berada di bawah Harga Acuan Penjualan (HAP) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp30.000 per kilogram.

Budi mengatakan harga pangan sebaiknya tidak hanya dibandingkan dengan harga sebelumnya, tetapi juga dengan harga acuan yang telah ditetapkan pemerintah.

Harga telur sendiri tercatat meningkat dibandingkan sebelumnya yang berada di kisaran Rp22.000 hingga Rp24.000 per kilogram. Meski demikian, Budi menyebut harga yang terlalu rendah juga dapat menyulitkan peternak karena biaya produksi, termasuk kebutuhan pakan, tetap harus dipenuhi.

Menurutnya, harga yang mendekati Rp30.000 per kilogram dapat menjadi titik temu antara kepentingan peternak dan konsumen. Dengan harga tersebut, peternak tetap memiliki kemampuan untuk menjalankan produksi, sementara konsumen masih mendapatkan harga yang mempertimbangkan daya beli.

Budi menjelaskan pemerintah menetapkan harga acuan dengan memperhitungkan sejumlah komponen, seperti biaya produksi dan distribusi.

Pemerintah juga terus memantau harga bahan pangan lainnya. Untuk beras, Budi menyebut terjadi sedikit kenaikan harga. Pemerintah kemudian melakukan intervensi melalui Perum Bulog dengan menyalurkan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan atau SPHP.

Sementara terkait beras premium yang sebelumnya disebut langka di sejumlah ritel modern, Budi memastikan pasokan telah kembali tersedia setelah Bulog mengisi stok ke jaringan ritel.

Reinasya Mutiara Sringindari – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...