PT Pertamina (Persero) menyiapkan tiga langkah strategis untuk menjaga ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di seluruh Indonesia. Langkah tersebut meliputi penambahan pasokan, penguatan distribusi, serta peningkatan layanan di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).
Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri mengatakan, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan menjaga kesinambungan pasokan sekaligus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami memahami bahwa ketersediaan BBM harus selalu terjaga, dan sebagai bentuk perbaikan layanan kami kepada masyarakat, ada tiga komitmen strategis yang kami jalankan,” ujar Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri dalam keterangan resmi, Sabtu (24/10).
Langkah pertama adalah menambah pasokan BBM dan memperkuat keandalan distribusi hingga ke setiap stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Dengan demikian, ketersediaan stok BBM di setiap daerah diharapkan tetap terjaga.
Langkah kedua adalah menambah jam operasional, mobil tangki, dan petugas SPBU agar pelayanan kepada masyarakat berjalan lebih optimal. Sementara itu, langkah ketiga adalah menghadirkan layanan tambahan.
“Hal ini antara lain dengan penambahan titik layanan dalam bentuk SPBU modular dan layanan untuk pengisian BBM dalam kemasan yang langsung dibawa ke kendaraan konsumen di SPBU,” imbuh dia.
Simon menambahkan bahwa Pertamina merupakan badan usaha milik negara (BUMN) yang mengemban amanah untuk menyediakan BBM bagi seluruh rakyat Indonesia. Oleh karena itu, Pertamina berkomitmen untuk terus melayani masyarakat dan memenuhi kebutuhan BBM di seluruh Indonesia.
Dalam menjalankan upaya tersebut, Pertamina juga akan terus bekerja sama dengan pemerintah pusat dan daerah, Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), serta elemen masyarakat terkait untuk memastikan keandalan pasokan BBM.
“Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia atas kesabaran, pengertian, dukungan, dan kepercayaan yang terus diberikan kepada kami. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat dan daerah, TNI, Polri, dan seluruh pihak yang telah membantu perbaikan kelancaran distribusi energi kepada masyarakat,” jelasnya.
Fito Wahyu Mahendra – Redaksi
