Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengajak masyarakat memperkuat kolaborasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang peringatan Hari Sumpah Pemuda. Masyarakat juga diimbau menghindari kekerasan serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan, semangat persatuan dan kebersamaan yang terkandung dalam Sumpah Pemuda perlu diwujudkan melalui sikap saling menghormati dan tanggung jawab bersama dalam menjaga ruang publik.
“Semangat Sumpah Pemuda mengajarkan kita tentang pentingnya persatuan di tengah keberagaman. Menjaga keamanan dan ketertiban merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, diperlukan kolaborasi dan kepedulian seluruh elemen masyarakat agar tetap aman, tertib, dan nyaman bagi semua,” ujar Johnny dalam keterangannya, Selasa (27/10).
Johnny menjelaskan, Polri senantiasa menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Johnny menegaskan, Polri menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Namun, pelaksanaan hak tersebut perlu disertai tanggung jawab dengan memperhatikan keselamatan, ketertiban umum, dan kepentingan masyarakat luas.
Menurut dia, perbedaan pandangan merupakan bagian dari kehidupan bermasyarakat yang perlu disikapi secara dewasa. Komunikasi dan sikap saling menghormati harus dikedepankan agar perbedaan tidak memicu konflik.
“Perbedaan pandangan merupakan bagian dari kehidupan bermasyarakat yang harus disikapi secara dewasa. Yang terpenting adalah bagaimana kita mengedepankan komunikasi, saling menghormati, dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. Dengan begitu, setiap aktivitas dapat berlangsung secara tertib tanpa mengabaikan hak orang lain,” lanjutnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga suasana kondusif dengan tidak melakukan tindakan yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas, menghindari kekerasan, serta bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, khususnya melalui media sosial.
Menurut Johnny, momentum Hari Sumpah Pemuda harus menjadi pengingat bahwa persatuan tidak hanya diwujudkan melalui simbol dan peringatan seremonial, tetapi juga melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari, termasuk menjaga ketertiban, menghargai sesama, dan membangun kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
“Polri berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan yang humanis, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Kami mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama menjaga kamtibmas, memperkuat persatuan, serta menciptakan keamanan dan nyaman bagi seluruh warga,” tutup Johnny.
Melalui semangat Hari Sumpah Pemuda, Polri terus mengedepankan semangat Polisi Bersama Masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
Dengan memperkuat kolaborasi dan sinergi antara Polri dan seluruh elemen masyarakat, diharapkan tercipta situasi kamtibmas yang kondusif serta lingkungan yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh warga.
Fito Wahyu Mahendra – Redaksi
