Metropolitan

Pramono Siapkan Penataan Kampung Padat Tanpa Penggusuran di Tanah Abang

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berencana membenahi kawasan permukiman padat di Tanah Abang, Jakarta Pusat, tanpa menggusur warga. Penataan akan difokuskan pada kawasan Kampung Bali, Kebon Melati, dan Kebon Kacang yang berada di belakang Hotel Grand Hyatt.

Pramono menyebut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memperbaiki kawasan sepanjang 2,3 kilometer tersebut secara menyeluruh. Program ini diharapkan menjadi contoh penataan permukiman di Jakarta yang tetap mempertahankan keberadaan warga.

Rencana itu disampaikan Pramono saat memberikan kuliah umum di Universitas Ciputra, Jakarta Barat, Kamis (15/10/2026). Ia menilai, perbaikan lingkungan permukiman dapat dilakukan tanpa harus memindahkan masyarakat yang telah tinggal di kawasan tersebut.

Meski demikian, Pramono mengatakan penataan tanpa penggusuran membutuhkan kerja sama antara pemerintah dan warga. Masyarakat di kawasan tersebut diharapkan menjaga ketertiban, merapikan lingkungan, serta menyesuaikan pola hidup agar proses pembenahan dapat berjalan.

Pramono juga menyoroti kondisi hunian yang terlalu padat. Ia menyebut terdapat rumah berukuran sekitar 3 x 4 meter yang dihuni hingga 15–16 orang. Akibat keterbatasan ruang, para penghuni harus bergantian menggunakan waktu tidur dalam tiga giliran.

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan bahwa persoalan permukiman perlu menjadi bagian dari agenda pembangunan Jakarta. Pembangunan kota, kata Pramono, tidak hanya berkaitan dengan gedung dan infrastruktur, tetapi juga menyangkut kelayakan lingkungan tempat tinggal masyarakat.

Melalui penataan tersebut, Pemprov DKI Jakarta ingin memperbaiki kualitas kawasan permukiman sekaligus mempertahankan warga agar tidak kehilangan tempat tinggal akibat penggusuran.

Reinasya Mutiara Sringindari – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...