Metropolitan

Rano Karno Minta Peluang Investasi Jakarta Film Summit Ditindaklanjuti

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno meminta peluang investasi dan kerja sama internasional yang dibahas dalam Jakarta Film Summit (JFS) 2026 ditindaklanjuti menjadi kolaborasi nyata. Upaya ini dilakukan untuk memperkuat industri perfilman sekaligus mendorong Jakarta menjadi pusat produksi film di Asia Tenggara.

Permintaan tersebut disampaikan Rano saat menutup Jakarta Film Summit 2026 di Park Hyatt Jakarta, Jakarta Pusat, Rabu (21/10). Forum yang berlangsung selama dua hari, sejak 20 Oktober, itu mempertemukan pelaku perfilman, investor, pemerintah, dan mitra industri dari berbagai negara.

Jakarta Film Summit tahun ini menghadirkan 40 pembicara dari 10 negara dan diikuti lebih dari 500 peserta. Pembahasan dalam forum tersebut mencakup kemudahan perizinan, peluang investasi, akses pembiayaan, pengembangan talenta, hingga produksi film lintas negara.

Salah satu agenda yang dibahas adalah pengembangan kerja sama dan pendanaan film bersama Asian Film Alliance Network (AFAN). Forum ini juga menyoroti kesiapan proyek perfilman untuk menarik investor serta memperluas distribusi karya ke pasar internasional.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta turut mendorong pengembangan industri melalui Jakarta Film Commission (JFC) dengan layanan Filming in Jakarta. Layanan tersebut membantu pelaku industri memperoleh informasi lokasi syuting, mengurus perizinan, dan mengoordinasikan kebutuhan produksi di Jakarta.

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta memberikan keringanan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) sebesar 50 persen untuk pemutaran film nasional di bioskop Jakarta. Kebijakan ini ditujukan untuk mendukung produsen film nasional dan meningkatkan daya saing industri perfilman.

Sebagai tindak lanjut kegiatan, Jakarta Scouting Day dijadwalkan berlangsung pada Kamis (22/10). Agenda ini akan memperkenalkan sejumlah lokasi potensial di Jakarta untuk kebutuhan syuting sekaligus membuka peluang kerja sama produksi dengan mitra internasional.

Rano berharap forum tersebut tidak berhenti sebagai pertemuan antarpelaku industri, tetapi dapat menghasilkan kerja sama berkelanjutan yang menarik investasi, membuka kesempatan kerja, dan meningkatkan kontribusi perfilman terhadap ekonomi kreatif Jakarta.

Reinasya Mutiara Sringindari – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...