World

Serangan Udara Israel Dilaporkan Hantam Kfar Tebnit di Lebanon Selatan

Serangan udara Israel dilaporkan menghantam pinggiran Kota Kfar Tebnit, Distrik Nabatieh, Lebanon selatan, sekitar pukul 05.00 waktu setempat atau 09.00 WIB. Kantor Berita Nasional Lebanon (National News Agency/NNA) melaporkan serangan tersebut di tengah berlanjutnya aktivitas militer Israel di sejumlah wilayah Lebanon selatan, meskipun gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat telah disepakati Israel dan Lebanon pada Juni.

Menurut laporan NNA, pada Jumat (9/10), serangan artileri Israel juga terjadi sepanjang malam di kawasan cagar alam Wadi al-Salouki. Tembakan artileri dilaporkan menyasar sejumlah lokasi di pinggiran Kota Nabatieh al-Fawqa, Kfar Tebnit, dan Mayfadoun.

Rentetan serangan tersebut menunjukkan bahwa aktivitas militer di Lebanon selatan masih berlangsung setelah kesepakatan gencatan senjata dicapai. Namun, informasi yang tersedia belum merinci apakah serangan terbaru itu menimbulkan korban jiwa, menyebabkan kerusakan bangunan, atau memaksa warga meninggalkan kawasan terdampak.

Kfar Tebnit dan sejumlah wilayah lain di Distrik Nabatieh menjadi lokasi yang disebut dalam laporan mengenai serangan udara dan artileri tersebut. Hingga informasi ini disampaikan, belum terdapat keterangan lebih lanjut mengenai sasaran spesifik serangan maupun penjelasan resmi dari militer Israel terkait insiden terbaru itu.

Gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat pada Juni dimaksudkan untuk menghentikan pertempuran antara Israel dan Lebanon. Meski demikian, laporan mengenai serangan di wilayah selatan Lebanon menunjukkan bahwa situasi keamanan di kawasan tersebut masih rentan.

Belum ada informasi lebih lanjut mengenai perkembangan setelah serangan yang dilaporkan pada pagi hari tersebut. Jumlah korban, tingkat kerusakan, serta respons dari pihak-pihak terkait masih memerlukan konfirmasi lebih lanjut.

Akbari Danico – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...