National

Stok Beras Tembus 4,5 Juta Ton, Bulog Tambah Pemanfaatan Gudang Sewa

Persediaan beras nasional yang mencapai lebih dari 4,5 juta ton membuat kapasitas gudang pemerintah tidak lagi mencukupi. Dengan daya tampung sekitar 3 juta ton, Perum Bulog mengoptimalkan penggunaan gudang sewa tambahan di berbagai daerah untuk menampung persediaan.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan, melimpahnya stok beras menjadi salah satu modal Indonesia dalam menghadapi ancaman fenomena Godzilla El Nino atau Super El Nino. Pemerintah, menurutnya, telah melakukan persiapan sejak dua tahun sebelumnya untuk menjaga ketahanan pangan di tengah potensi cuaca panas ekstrem.

Amran menyatakan persediaan beras nasional berada dalam kondisi aman hingga akhir 2026. Ia juga menegaskan bahwa pemerintah berupaya menjaga keberlanjutan swasembada pangan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Sementara itu, stok beras yang dikelola Bulog disebut cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga akhir tahun. Persediaan tersebut juga dimanfaatkan untuk mendukung penyaluran bantuan pangan berupa beras sebanyak 10 kilogram kepada puluhan juta penerima manfaat.

Melimpahnya persediaan beras turut didorong oleh tingginya penyerapan gabah dan beras dari dalam negeri. Kondisi tersebut menyebabkan gudang pemerintah penuh sehingga penggunaan gudang sewa menjadi salah satu langkah untuk mengakomodasi stok yang tersedia.

Antisipasi terhadap Super El Nino dilakukan untuk menjaga pasokan pangan ketika cuaca panas ekstrem berpotensi memengaruhi sektor pertanian. Pemerintah menilai ketersediaan stok beras yang memadai menjadi salah satu faktor penting dalam mempertahankan ketahanan pangan nasional.

Reinasya Mutiara Sringindari – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...