Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menegaskan komitmennya untuk membawa institusi Polri semakin dekat dengan masyarakat. Hal tersebut disampaikan Suyudi setelah resmi dilantik sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Suyudi mengatakan, langkah awal yang akan dilakukan adalah melakukan konsolidasi internal sekaligus melanjutkan berbagai langkah yang telah dilakukan oleh pimpinan sebelumnya. Berbagai hal yang masih dapat ditindaklanjuti akan diteruskan, sementara hal-hal yang masih perlu diperbaiki akan menjadi perhatian.
“Dan tentunya kami akan mengedepankan upaya-upaya peningkatan pelayanan publik, kemudian juga penegakan hukum yang adil, dan juga kami berupaya untuk bisa lebih dekat kepada masyarakat sesuai dengan apa yang menjadi program kerja kami yaitu polisi bersama masyarakat,” ujar Suyudi di Istana Negara, Kamis (1/10).
Menurutnya, kedekatan antara polisi dan masyarakat merupakan hal penting dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Polisi, kata Suyudi, harus hadir di tengah-tengah masyarakat serta mampu memberikan respons secara cepat.
“Memang sejatinya polisi harus selalu dekat dengan masyarakat, harus berada di tengah-tengah masyarakat dan juga dapat memberikan jawaban kepada masyarakat secara cepat dalam kerangka Harkamtibmas (pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat),” tegasnya.
Lebih lanjut, Suyudi menyampaikan bahwa dalam menjalankan tugasnya, Polri akan melakukan konsolidasi internal, termasuk memetakan berbagai persoalan yang perlu menjadi perhatian serta menentukan langkah-langkah yang menjadi prioritas.
“Kita akan melihat, kita akan mencoba belanja masalah dan juga akan melakukan langkah-langkah yang kami anggap penting ya menjadi prioritas kami,” ujar Kapolri.
Suyudi menambahkan, langkah tersebut akan dilakukan dalam kerangka pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat serta mengacu pada grand strategy dan roadmap Polri yang mencakup jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang.
Fito Wahyu Mahendra – Redaksi

