PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) melakukan penyesuaian layanan pada Sabtu (24/10) dan Minggu (25/10) seiring penyelenggaraan Jakarta Running Festival (JRF) 2026. Perubahan mencakup waktu mulai beroperasi, pengalihan jalur, hingga pemendekan lintasan sejumlah rute yang melintasi kawasan terdampak rekayasa lalu lintas.
Mengacu pada informasi melalui akun Instagram resmi Transjakarta, @infotije, sejumlah layanan baru akan beroperasi mulai pukul 09.00 WIB pada Sabtu dan pukul 10.00 WIB pada Minggu. Penumpang diimbau memperhatikan jadwal tersebut, terutama yang hendak bepergian melalui kawasan Senayan dan sekitarnya.
Pada Sabtu, delapan rute yang mulai beroperasi pukul 09.00 WIB meliputi 1B, 1F, 1P, 6A, 6B, 8N, 9C, dan 9D.
Selain perubahan jam operasional, Koridor 1 rute Blok M-Kota dan rute 9 Pinang Ranti-Pluit akan mengalami pengalihan pada pukul 03.00-09.00 WIB. Koridor 1 menggunakan jalur alternatif melalui Koridor 9 atau Tol Dalam Kota serta Koridor 13. Sementara itu, rute 9 dialihkan melalui Tol Dalam Kota.
Sebanyak 11 rute lainnya juga mengalami pemendekan lintasan atau perubahan jalur pada pukul 05.00-09.00 WIB. Rute yang terdampak antara lain 1W, 3F, 4C, 6D, 6M, 6V, 9A, 10H, S61, T31, dan SH2.
Penyesuaian berlanjut pada Minggu. Sebanyak 20 rute dijadwalkan mulai beroperasi pukul 10.00 WIB, termasuk rute 1B, 1F, 1H, 1P, 1R, 2Q, 3F, 4C, 4D, 6A, 6B, 6C, 6K, 6M, 6V, 8N, 9C, 9D, 9E, dan 10H.
Pada hari yang sama, sejumlah koridor juga mengalami perubahan layanan sejak dini hari. Koridor 1 dialihkan melalui jalur alternatif dengan titik putar balik di Pancoran, sedangkan Koridor 2 rute Pulo Gadung-Monas menggunakan lintasan Pulo Gadung-Pecenongan. Koridor 3 yang menghubungkan Kalideres dan Monas melalui Veteran dialihkan menjadi Kalideres-Juanda.
Penyesuaian lainnya berlaku bagi 13 rute pada pukul 05.00-10.00 WIB, termasuk perubahan lintasan dan titik putar balik. Rute 9 Pinang Ranti-Pluit dan rute 9A Cililitan-Grogol juga menggunakan Tol Dalam Kota pada pukul 02.30-10.00 WIB sebelum kembali ke layanan normal sesuai ketentuan operasional.
Di sisi lain, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyediakan transportasi publik gratis bagi peserta JRF 2026 pada 22-25 Oktober. Fasilitas ini berlaku bagi peserta yang mengenakan nomor identitas lari atau bib serta jersey maraton.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan bahwa fasilitas tersebut mencakup MRT Jakarta, Transjakarta, Transjabodetabek, dan LRT Jakarta. Kebijakan ini ditujukan untuk mendukung mobilitas peserta sekaligus mendorong penggunaan transportasi publik selama acara berlangsung.
Jakarta Running Festival 2026 digelar pada 22-25 Oktober dengan pusat kegiatan di kawasan Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat. Ajang ini diikuti 37.000 pelari dari 48 negara dan menghadirkan lima kategori lomba, mulai dari Junior Dash, 5K, 10K, Half Marathon, hingga Marathon 42K.
Penumpang disarankan memeriksa informasi terbaru melalui akun resmi Transjakarta atau aplikasi TJ: Transjakarta sebelum melakukan perjalanan selama akhir pekan ini.
Reinasya Mutiara Sringindari – Redaksi
