World

Trump Klaim Eksplorasi Migas Greenland Segera Dimulai, Realisasinya Masih Jauh

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim eksplorasi minyak, gas, dan mineral dalam skala besar di Greenland akan segera dimulai. Namun, ia belum mengungkapkan rincian proyek maupun perusahaan yang akan terlibat, sementara pengembangan sumber daya alam di wilayah tersebut masih menghadapi berbagai tantangan.

Trump menyampaikan klaim tersebut melalui platform Truth Social pada Selasa (13/10). Ia tidak merinci perusahaan yang terlibat maupun tahapan eksplorasi yang akan dilakukan.

Greenland merupakan wilayah otonom di bawah Kerajaan Denmark yang memiliki potensi sumber daya alam melimpah. Meski demikian, kondisi iklim Arktik yang ekstrem dan keterbatasan infrastruktur membuat kegiatan ekstraksi minyak, gas, serta mineral sulit dikembangkan hingga tahap produksi.

Hambatan lainnya berasal dari kebijakan pemerintah Greenland. Pada 2021, parlemen setempat memutuskan tidak menerbitkan izin baru untuk pertambangan minyak dan gas karena kekhawatiran terhadap dampak lingkungan serta perubahan iklim.

Naaja H. Nathanielsen, perwakilan Greenland di parlemen Denmark, menilai proyek ekstraksi sumber daya di wilayah tersebut masih membutuhkan waktu bertahun-tahun sebelum berpotensi menghasilkan. Dalam keterangannya kepada Associated Press pada Rabu (14/10), ia juga menilai Greenland tidak akan menjadi solusi cepat bagi persoalan harga energi di Amerika Serikat.

Pernyataan Trump muncul ketika kenaikan harga energi akibat perang AS dengan Iran membebani masyarakat Amerika, terutama kelompok pekerja. Klaim tersebut dinilai berpotensi berkaitan dengan upaya meredakan kekhawatiran pemilih menjelang pemilihan paruh waktu pada 3 November mendatang.

Di sisi lain, Greenland memiliki cadangan mineral tanah jarang yang dibutuhkan untuk memproduksi berbagai teknologi, termasuk perangkat elektronik, baterai, serta peralatan energi terbarukan. Amerika Serikat juga berupaya mengurangi dominasi China dalam pasokan mineral penting tersebut.

Badan Survei Geologi AS telah mengidentifikasi potensi cadangan minyak dan gas alam lepas pantai di Greenland. Namun, kondisi es Arktik, tantangan geografis, kebutuhan infrastruktur, serta kebijakan lingkungan membuat pemanfaatan cadangan itu tidak mudah dilakukan.

Sebelumnya, AS, Greenland, dan Denmark menandatangani kesepakatan untuk memperkuat keamanan di kawasan Arktik dan Atlantik Utara. Kesepakatan tersebut tidak memberikan hak eksplorasi khusus kepada AS atas sumber daya alam Greenland.

Reinasya Mutiara Sringindari – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...