National

BGN Perluas Layanan MBG ke 34 Provinsi, Prioritaskan Wilayah Rawan Stunting

Badan Gizi Nasional (BGN) melanjutkan perluasan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan mengaktifkan 953 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) baru di 34 provinsi pada November 2026. Perluasan ini turut diarahkan untuk menjangkau masyarakat di daerah dengan prevalensi stunting tinggi dan sangat tinggi.

Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari mengatakan, penambahan fasilitas pelayanan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat dan manfaat bagi penerima program. BGN juga memastikan setiap dapur yang dibuka mampu menjalankan pelayanan sesuai standar operasional.

Menurut Arumsari, kesiapan infrastruktur dan sumber daya manusia menjadi pertimbangan utama sebelum SPPG diaktifkan. Fasilitas tersebut harus mampu melakukan produksi serta distribusi makanan dengan memperhatikan tata kelola keamanan pangan.

Pada Oktober 2026, BGN telah menginisiasi aktivasi 1.460 SPPG di 32 provinsi. Fasilitas tersebut diprioritaskan untuk wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta daerah dengan prevalensi stunting tinggi dan sangat tinggi.

Memasuki November, program aktivasi dilanjutkan melalui penambahan 953 SPPG di 34 provinsi. BGN bahkan merencanakan pembukaan dapur baru dengan jumlah serupa pada pekan berikutnya.

Dalam perluasan layanan tersebut, BGN memberikan perhatian kepada kelompok yang membutuhkan dukungan pemenuhan gizi, meliputi ibu hamil, ibu menyusui, balita, serta santri di lingkungan pesantren.

Arumsari menegaskan, penambahan jumlah dapur MBG tidak semata-mata bertujuan memperluas cakupan program. BGN juga ingin memastikan fasilitas yang beroperasi benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat di wilayah masing-masing.

Reinasya Mutiara Sringindari – Redaksi

×

 

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× hey MOST...